Jangan Panik Saat Kartu ATM Tertelan, Pahami Solusi dan Penyebabnya

Kartu ATM bisa tertelan oleh mesin ATM. Maksudnya, buka mesinnya memakan kartu ATM kita, tapi kartu ATM yang seharusnya keluar otomatis setelah kita selesai transaksi ternyata tidak kunjung muncul. Kartu ATM tertinggal di dalam dan tidak bisa dikeluarkan dari mesin ATM, begitulah mudahnya. Hal tersebut sebenarnya sering sekali terjadi, bisa karena mesin mengalami kerusakan atau kesalahan pada penggunanya. Menekan tombol cancel atau yang lain berulang-ulang pun akan nihil. 

Jika peristiwa tertelannya kartu ATM ini menimpamu tidak perlu panik. Saya pernah mengalaminya sampai dua kali diwaktu yang berbeda. Solusinya? Saya jabarkan semua di bawah.

Solusi Kartu ATM Tertelan
Solusi Kartu ATM Tertelan 

Sekitar pukul 12 siang saya memacu sepeda motor menuju tempat pengambilan uang via mesin ATM BRI yang menempel langsung dengan Bank BRInya. Niat mengambil uang untuk keperluan mendesak kandas. Penyebabnya adalah mesin ATM yang sudah ditunggu-tunggu lama loadingnya, tiba-tiba menampilkan pemberitahuan permohonan maaf karena mesin mengalami kerusakan. What? Uang belum terambil dan kartunya, manaa? Gimana mau maafin kalau kayak gini? :(

Karena letak mesin dekat dengan Bank BRI nya, saya langsung saja bertanya pada petugas yang berjaga disana. Beberapa saat setelah saya beritahukan nomor rekening, beliau bilang tidak perlu khawatir karena kartu sudah terblokir. Tapi saya justru makin khawatir karena informasi itu. "La saya kan belum jadi ambil uangnya, mas!? Makin hancur hati karena ingat bahwa kejadiannya di hari sabtu.
((BANKNYA LIBUR DONG)) :'(

Walhasil saya harus mencari cara lain untuk keperluan mendesak saya dan menunggu sampai hari senin untuk mengurus perihal kartu ATM ini. Tidak panik tapi tetap khawatir. 

Sebenarnya kenapa kartu ATM bisa tertelan? Apakah mesinnya lapar? Bukan. Ada beberapa penyebab mesin ATM menelan kartu kita. Dan bila kejadian itu terjadi maka yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut.

1. Jangan panik dan bingung


Sikap panik akan menghambat pemikiran kita. Cara yang simpel dan mudah tidak akan terbesit di pikiran jika kita sedang dalam suasana panik atau kebingungan. Maka yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan ingat-ingat peristiwa tersebut terjadi. 

Maksudnya adalah kamu harus mengingat kapan kejadian atm tertelan yang kamu alami itu. Tempat terjadinya, hari, tanggal, bulan dan jamnya harus kamu ingat, bila perlu buat catatan. 

2. Telepon call center resmi Bank sesuai rekening yang kamu gunakan.


Pastikan pulsa selulermu cukup untuk mendapat bantuan dari customer servisnya. Nomor telepon yang kamu hubungi harus benar-benar kamu perhatikan. Jangan menghubungi nomor telepon seluler yang kamu temui di sekitar area mesin ATM walaupun menyebutkan bahwa nomor tersebut adalah call center. Karena hal tersebut bisa jadi jebakan para penjahat yang mencoba memperdaya korbannya.

Hubungi nomor telepon resmi yang biasa tertempel di kaca ruangan mesin ATM. Nomor yang tertera disana pasti bukan nomor telepon biasa kita temui di counter pulsa. Nomor call center pasti unik dan digitnya hanya sedikit. Contohnya seperti call center Bank BRI adalah 14017 / 1500017.

Hubungi Call Center Bank
Hubungi Call Center Bank

Setelah berhasil terhubung dengan customer service yang bertugas via telepon. Kamu akan menggunakan ingatanmu di poin nomor 1 tadi disini. Petugas akan menanyakan beberapa hal terkait kejadian tertelan kartu atm yang kamu alami. Menjawab pertanyaan sesuai dengan apa yang terjadi agar proses dimudahkan karena petugasnya sedang mencocokkan pada data di pusat. 

Hal yang biasanya ditanyakan adalah nomor rekening, nominal saldo terakhir, tempat, waktu kejadian, jam, tanggal dan bulan kejadian. Selain itu juga nama ibu kandung sebagai verifikasi akan dipertanyakan juga. Setelah proses berhasil, kartu ATM yang sudah tertelan akan diblokir oleh pihak bank. Jadi untuk keamanan saldomu aman sampai sini.

3. Bila memungkinkan datangi langsung pihak Bank


Jika keadaan memungkinkan, misalnya peristiwa terjadi di siang hari pada hari dan jam kerja, maka kamu bisa langsung konfirmasi dengan petugas banknya. Dalam hal ini akan mudah dilakukan bila mesin ATM yang kamu gunakan bertransaksi berada dekat dengan Bank. 

Jadi kamu tidak perlu melakukan langkah kedua di atas jika keadaan disini yang kamu hadapi. Kamu bisa melapor pada satpam bank tentang tertelannya kartu ATM. Maka kamu akan diarahkan pada petugas bank yang berjaga. Untuk beberapa kasus, kartu ATM bisa langsung diambil dengan dibukakan mesin ATM nya. Jadi tidak perlu diblokir dan buat baru.

Pada kasus yang menimpa saya kemarin. Walaupun kejadian terjadi di ATM yang dekat dengan bank dan saya langsung melapor ke petugas. Namun karena alasan petugas yang membawa kunci ATM tidak hadir dihari itu maka memblokir kartu adalah pilihan yang diambil. Dan untuk mengurus kartu baru harus hari senin karena kejadian tertelannya hari sabtu.

4. Mendatangi Bank untuk dapat kartu ATM baru 


Setelah pemblokiran kartu yang tertelan, kamu bisa mendatangi Bank yang bersangkutan di cabang manapun, tidak harus di Bank tempat pembuatan rekening pertama kali.

Yang perlu kamu persiapkan dan bawa saat mengurus pembuatan kartu ATM baru adalah 

  1. Buku Rekening Tabungan
  2. KTP 
  3. Uang pengganti biaya materai atau kamu bisa bawa sendiri materai 6000 dari rumah
  4. Tambahannya, jangan sampai lupa waktu dan lokasi kejadian saat kartu ATM tertelan.

Setelah persyaratan diserahkan ke bagian customer service bank dan kamu melapor tentang kartu ATM yang tertelan. Kamu akan diberi beberapa pertanyaan nomor 4 di atas sebagai verifikasi data. Selanjutnya kamu perlu mengisi formulir dan tanda tangan pernyataan di atas materai 6000.

Mengisi Form Permohonan ATM Baru
Mengisi Form Permohonan ATM Baru

Jika tidak ada hambatan dan proses lancar, kamu akan segera mendapat kartu ATM baru dengan rekening yang sama dengan sebelumnya. Sekedar saran, kamu minta layanan untuk mengaktifkan sms banking juga sekalian agar transaksi di atas 100ribu bisa kamu rekam di hp.

5. Waspada pada sekitar dan jangan beritahukan pin atm pada siapapun


Jangan percaya pada orang disekitarmu jika ia tidak dikenal dan bukan petugas bank. Jangan mudah menerima bantuan pada orang lain yang seperti menawarkan bantuan.

Banyak kasus penipuan dengan modus seperti ini. Jadi kamu akan ditanyai pin ATM dan orang tersebut seperti mencoba membantu mengeluarkan kartu dengan menekan-nekan tombol mesin. Saat kamu lengah bisa jadi kartu atm kamu tadi sengaja dibuat tertinggal dimesin yang kemudian bisa berpindah tangan dan diambil isinya. Sedangkan kamu akan diarahkan untuk melapor ke Bank.

Langkah jika atm tertelan
Jaga Pin ATM Dengan Baik 

Kerahasiaan pin atm sangat perlu dijaga. Jangan beritahukan pin pada sembarang orang. Untuk mengatasi atm tertelan kamu harus langsung meminta bantuan pihak bank dan mereka juga tidak akan pernah menanyakan perihal pin. Jadi jika ada yang menanyakan, jangan dijawab.

Seperti itu saja langkahnya, mudah dan cepat jika tidak ada faktor penghambat. Karena kejadian kartu ATM ini sudah saya alami untuk kedua kalinya. Maka saya jadi lebih berhati-hati saat berhadapan dengan mesin ini. Saya mengumpulkan beberapa penyebabnya dari banyak sumber untuk mewaspadai kejadian menyebalkan ini terjadi lagi.

Berikut ini penyebab-penyebab atm tertelan. Kita harus tahu agar bisa menghindari hal menyebalkan seperti ini menimpa kita. Karena kejadian ini bisa terjadi karena adanya tindak kriminal juga jadi tingkat kewaspadaan harus lebih ekstra.

1. Mesin ATM rusak atau error


Kehati-hatian harus kita tingkatkan saat berkunjung ke gerai ATM yang kita tuju. Cek dibagian pintu depan apakah ada pemberitahuan tentang kesehatan mesin ATM. Biasanya, jika mesin ATM sedang rusak atau dalam perbaikan maka ada tulisan pemberitahuan yang bertuliskan "ATM ERROR" atau "ATM tidak dapat digunakan."

Jika hal tersebut kita temui maka jangan memaksakan untuk mencoba menggunakannya. Karena resikonya sangat tidak enak. Kemungkinannya mesin ATM sama sekali tidak bisa dimasuki kartu. Untuk kemungkinan ini masih sangat aman, kita tinggal mencari mesin lain untuk bertransaksi.

Untuk beberapa mesin ATM yang error tetap bisa untuk memasukkan kartu, namun setelah beberapa saat kartu dimuntahkan kembali. Hal ini juga masih aman, kartu masih bisa digunakan transaksi di tempat lain. Kemungkinan terburuknya adalah saat kartu ATM sedang rusak tetap bisa dimasuki kartu. Kadang masih bisa digunakan untuk transaksi pengambilan uang. Tapi ada juga yang tidak bisa digunakan tapi kartu tidak bisa kembali keluar.

Kamu harus memperhatikan keadaan mesin atm yang akan kamu gunakan. Perhatikan apakah mesin ATM terlihat prima dan terawat. Jika mesin terlihat terbengkalai dan tidak terawat, kamu patut khawatir dan curiga. Lebih baik cari tempat pengambilan uang yang lain daripada kartu tertelan.

2. Listrik padam saat sedang digunakan


Pemadaman listrik akan sangat mempengaruhi keamanan kartu atm kita saat digunakan di mesin ATM. Karena mesin atm sama halnya dengan komputer yang membutuhkan aliran listrik untuk dapat beroperasi. Berbeda dengan laptop atau handphone yang dapat menyimpan daya baterai.

Walaupun pihak bank kadang juga memberi fasilitas generator set untuk keadaan darurat ini, namun tetap tidak bisa menjamin kartu atm kita tidak akan tertelan. Jika pemadaman hanya beberapa saat kemungkinan kartu bisa segera keluar lagi. 

Namun jika pemadaman seharian, maka kemungkinan kartu diambil sangat sulit. Karena mesin ATM harus menunggu mendapat pasokan listrik kembali untuk booting ulang. Kamu bisa meminta bantuan satpam yang berjaga agar mengamankan kartu atm mu jika listrik menyala dan kartu bisa keluar.

3. Salah memasukan pin ATM 


Memasukkan pin tiga kali berturut-turut memang akan membuat kartu atm kita terblokir dan tidak bisa digunakan. Hal itu bertujuan untuk keamanan rekening kita dari tindakan yang mencoba membobol. Kemudian kartu atm akan dimuntahkan oleh mesin.

Tidak semua mesin atm disetting demikian. Ada juga mesin atm yang mendeteksi kesalahan memasukkan pin yang kemudian langsung menelan kartu. Jadi gunakan pin ATM yang mudah kamu ingat saja ya.

4. Kartu atm tidak langsung diambil saat keluar dari lubang


Setelah selesai melakukan transaksi, maka kartu atm akan segera keluar dari celah lubangnya. Kadang ada beberapa pengguna yang terlalu fokus pada uang dan struk transaksi. Akibatnya kartu ATM otomatis menarik kembali kartu dan menelannya. 

Hal itu terjadi karena ternyata saat mesin menggigit keluar kartu ATM, ada waktu menunggu beberapa detik saja, kira-kira 5 detik. Jika tidak langsung kamu ambil, kartu akan ditelan oleh mesin.

Jika hal tersebut terjadi, kamu bisa menunggu sampai layar menampilkan tampilan awal saat kamu memasukkan kartu. Setelah muncul pilihan bahasa, kamu memasukkan pin dan bisa digunakan bertransaksi lagi. Jika tetap tidak bisa, kamu harus menggunakan cara lain yaitu dengan menekan tombol cancel berulang-ulang sambil menekannya agak lama.

Sebagai saran, kamu sebaiknya mengambil kartu ATM nya segera setelah kartu muncul keluar. Baru menyimpan uang dan struk bukti transaksi. Karena lamanya waktu uang keluar tidak akan mempengaruhi mesin untuk menelannya kembali.

5. Kartu ATM Bermasalah 


Kemungkinan kartu tertelan juga bisa diakibatkan oleh bermasalahannya kartu ATM yang kita gunakan. Masalah yang terjadi biasanya kartu melengkung, retak, terblokir, kadaluarsa. 

Hal semacam itu bisa menyebabkan kartu tertelan ke dalam mesin ATM. Walaupun tidak semua mesin disetting seperti itu. Ada juga mesin yang langsung memuntahkan kartu karena tidak terdeteksi. Atau dengan pemberitahuan "kartu tidak dapat digunakan, silakan hubungi pihak bank." Solusinya kamu harus membuat kartu ATM baru demi kenyamananmu bertransaksi.

6. Ada tindak kejahatan yang mengancam 


Kemungkinan kartu ATM mu bisa tertelan juga karena adanya tindak kejahatan. Ada oknum yang mencoba menyabotase mesin atm agar kartumu agar terhalang keluar. Biasanya diberi penghalang benang, senar atau korek api yang diletakkan sedemikian rupa agar saat transaksimu selesai dan seharusnya kartu keluar tapi tidak demikian.

Atasi Kartu ATM Tertelan Mesin
Atasi Kartu ATM Tertelan Mesin

Jika hal ini kemungkinan terjadi, maka akan ada orang yang berpura-pura mengantri untuk bertransaksi di mesin atm yang kamu gunakan. Dan pura-pura menanyakan hal yang menimpamu. Keadaanmu ynag panik akan memuluskan tindakan mereka. Kamu akan dengan mudah memberitahukan pin atm mu kepada mereka dan uangmu akan segera raib. Jadi sekali lagi, jangan beritahukan pin atm pada sembarang orang ya.

***

Semua masalah pasti ada solusi, jadi jangan panik dan tetap berpikir dengan tenang. Buatan tangan manusia pasti ada kurangnya. Tapi layanan yang sudah diprogram dengan baik dan detail seperti produk bank pasti sudah ada langkah penyelesainya dari segala masalah yang mungkin terjadi. Jadi pengalaman saya semoga bisa membantu dan lebih mewaspadainya agar tidak ikut mengalami hal yang sama. Selamat men-download uangnya lagi. :D

Jangan suka bangun kesiangan, nanti jodohmu dipatok ayam.

Related Posts

11 comments:

  1. Wkwkwkwk... gagal ngambil uang deh. Aku dulu ngalami saat uang sudah terambil, gara2nya aku ngambil agak banyak, eh malah uangnya pada jatuh. Terus di belakang ada antrian panjang, akhirnya panik, takut ketahuan uangnya seberapa. Takut aja kalau tiba-tiba ada orang jahat gitu.

    Eh, nggak tahunya ATM tertelan mesin. Keadaan udah malem lagi. :(

    Takutnya pake banget perkara uang, kan jadi kelihatan kalau uang jatuh banyak gitu, berarti aku ngambil uang banyak.

    Kalo soal ATM, bersyukur nggak panik karena memang sudah sering baca hal-hal gini. Tapi, artikel karya kakak ini lebih lengkap dan enak penyampaiannya.

    Semoga semakin banyak orang yang baca artikel ini dan tertolong.

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah belum pernah kena kejadian kaya gini, tapi jangan sampai ding. Aku orang e panikan. Hahaha. Yang cukup sering itu malah gagal transaksi di atm, tapi saldo tetep kepotong. Yasalam, males banget itu.

    ReplyDelete
  3. ngeri2 gimana yaa kalau kartu Atm ketelan terutama yang baru ngalamin pastinya akan waahhh!!..Yaa intinya seperti yang telah dijelaskan diatas secara lengkap...πŸ˜„πŸ˜„

    Bersyukur belum ngalamin...πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
  4. alhamdulillah selama ini tidak pernah mengalami atm tertelan. artikel yang bermanfaat, harus lebih waspada deh kalau ada kondisi darurat begini

    ReplyDelete
  5. alhamdulillah belom pernah mengalami, karna jarang pake atm wkwk :D

    ReplyDelete
  6. Pernah ngalamin 2x.

    Yg pertama emg ketelan mesin.
    Yg kedua lupa narik kartunya.
    Pas duitnya dah keluar langsung pergi aja.

    Sampe rumah baru sadar. Buru telp bank minta blokir. Soale isi atmnya modal toko komputer istri. Sampe ada yg sempet make duh habis deh semuanya

    ReplyDelete
  7. Hal panik pastinya. Karena harus menghubungi cal center dan rencana untuk mendapatkan duit jadi gagal total.
    untuk mengingat saldo terakhir, ini yang saya sering lupa.

    ReplyDelete
  8. Terimakasih kaka untuk infonya :D

    ReplyDelete
  9. Belum pernah sih mengalami ATM ketelan. Tapi terima kasih. Lengkap banget informasinya. Siapa tahu suatu saat berguna. :)

    ReplyDelete
  10. dulu pernah nemenin ibu ngurus atm tertelan, tp ribetnya ih.. mesti bikin surat kehilangan ke polsek setempat.. nggak tau sih kl skrg bisa langsung bikin atm baru ke bank terkait

    ReplyDelete
  11. Wah saya pernah nih mengalaminya , tapi sayang Gk bisa kembali lagi

    ReplyDelete