7 Hal yang Biasanya Dialami Mahasiswa Saat Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Kuliah kerja nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat setingkat desa. Demi mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Kuliah kerja nyata universitas lampung
Kuliah Kerja Nyata

Tema ini muncul tiba-tiba, waktu diperjalanan mampir ke mini market. Tujuannya membeli minuman dingin berwarna yang rasanya manis. Selesai memilih, saya antri dikasir untuk membayar. 

Harus antri karena masih ada sepasang muda mudi yang sedang bertransaksi dengan mbak kasir. Kaos yang dipakai keduanya jadi menarik perhatian saya. Karena dibagian belakang kaos mereka ada lambang besar Perguruan tinggi, Universitas Lampung. Tulisan dibagian bawah lambangnya menunjukkan bahwa mereka adalah mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan KKN.

Jadi teringat dulu pernah seperti mereka. Melaksanakan kegiatan KKN selama 40 hari di semester 6 demi gelar sarjana. Banyak suka dukanya, lucu menggemaskan juga. Beberapa kejadian yang paling  teringat dari pengalaman pribadi dan cerita pengalaman teman-teman. Sedikitnya ada 7 hal yang biasanya akan dialami mahasiswa saat KKN.

1. Tiba-tiba harus mengenal beraneka macam karakter orang dalam satu kelompok

Sebelum diberangkatkan ke tempat tujuan KKN oleh kampus akan diberi bekal ilmu terlebih dahulu. Tentang apa saja yang harus diketahui dan dilakukan disana. Jadi disinilah para anggota mengetahui siapa saja timnya.

Anggota dalam satu kelompok KKN berasal dari berbagai jurusan dan fakultas berbeda. Bila sebelumnya memang tidak saling kenal maka pertemuan pertamanya adalah saat pembekalan KKN tersebut.

Selama 40 hari seperti dipaksa harus mengenal, memahami, bahkan mempercayai tiap anggotanya. Bermacam karakter yang kadang aneh dan berbeda tiap individunya.

Anggota kelompok KKN berjumlah 12 orang dari berbagai jurusan. Berbeda dari daerah lain, desa kami ditempati dua kelompok KKN, jadi total jumlah anggotanya adalah 24 orang. Tiap kepala yang punya isi masing-masing dan beda-beda, harus tinggal dalam satu hunian tanpa dipisah gender.

Aktifitas rutin dari bangun tidur dengan muka bantal sampai malam akan tidur lagi. Hal itu untuk ke 24 orang ini sudah saling tahu dan akhirnya terbiasa. Bila dihitung 40 hari adalah waktu yang cepat dan singkat. Tapi saat dijalani menjadi hal yang sangat lama dan panjang. Suasana yang seharusnya damai, tak jarang terjadi cek cok dan tangis-tangisan. 

2. Kesusahan mendapat sinyal, ojek, dan angkutan.

Bentuk pengabdian masyarakat yang diposisikan di desa, bahkan terpencil. Sudah dapat dibayangkan fasilitas umum akan kurang menunjang disana. Transportasi umum ada tapi sangat jarang ditemui. Jadi kemana-mana harus mengandalkan kaki. 

Untungnya hanya diawal karena setelah seminggu disana, sudah ada beberapa anggota yang membawa kendaraan bermotor setelah kembali dari rumahnya. Jadi bisa lebih enteng bepergian.

Sinyal handphone hanya untuk beberapa provider saja yang sinyalnya kuat. Beberapa lainnya harus siap dengan cerita sms dikirim malam hari dan baru diterima siang harinya. Lalu dibalas sore maka akan diterima ke esokan paginya. Jadi bila terbiasa makan harus menunggu diingatkan oleh pacar maka hal itu akan sangat menyiksa lambung anda. :D

3. Mempunyai profesi-profesi baru yang tidak sesuai dengan jurusan kuliah

Program dan kegiatan yang telah disepakati dan dibentuk akan dilaksanakan oleh masing-masing penanggungjawab. Kegiatan selalu berinteraksi dengan masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing tempat.

Tidak semua jurusan dan fakultas akan sesuai dengan kebutuhan di desa tersebut. Misalnya dari fakultas hukum mengajar TPA di masjid. Hal itu karena mahasiswa tersebut mampu membaca dan mengajarkan Al quran dengan baik. 

Mahasiswa jurusan manajemen menjadi instruktur senam minggu pagi. Tidak menjadi masalah karena ia rutin mengikuti senam di tempat tinggal asalnya, jadi ia mampu mengajarkan senam ibu-ibu di kegiatan KKN. Penerapan ilmu yang tidak diajarkan di jurusannya tapi ilmu yang didapat dari kehidupannya di luar kampus.

4. Kalang kabut saat dosen pembimbing lapangan inspeksi mendadak (sidak)

Kuliah kerja nyantai juga kadang dijadikan plesetan dari akronim KKN. Karena mahasiswa yang kadang masih bingung harus melakukan apa di tempat yang baru. Kadang kegiatan sudah dilakukan atau belum jadwalnya dilakukan jadi santai saja leha-leha di rumah.

Beberapa kali aman, tapi tidak saat inspeksi mendadak dosen pembimbing lapangan dilakukan. Tentu tanpa komando dan aba-aba. Semua kalang kabut mencari alasan sibuk masing-masing. Memutar otak menyiapkan alasan dan jawaban saat nanti ditanya-tanya dosen pembimbingnya.

Setelah dosen pulang, semua anggotanya akan otomatis melemaskan tubuh dengan hembusan napas panjang.
"Haaahhhh.. Lega. Hahaha" 

5. Terbentuk banyak kelompok di dalam kelompok

Pasti akan saling terbentuk kecocokan dan ketidakcocokan antar individu. Yang merasa saling cocok akan semakin akrab dan akhirnya membentuk kelompok atau bahasa gaulnya adalah geng. Lalu tanpa disadari akan terbentuk banyak kelompok berdasarkan tingkat kecocokan yang besar dengan anggotanya.

Sebenarnya lebih baik seperti itu, agar selama kegiatan berlangsung semuanya merasa nyaman dengan caranya masing-masing. Asal tidak ada satu geng yang mendominasi kelompok dengan tujuan menguasai.

Pengalaman KKN dulu terbentuk 5 kelompok dalam satu rumah. Menjadi teman satu kamar, teman curhat walau tetap masih ada yang tidak akur. Tiap kamar berisi 4 sampai 6 orang dengan ukuran ruang kamar 4 x 4 meter. 

Tidur beralas kasur tipis dengan posisi hanya bisa satu gaya. Karena saat tidak sadar tidur dengan gaya bebas akan disepak teman tidur sebelahnya. Ruangan itu bukan hanya untuk tidur saja, tapi juga tempat untuk menumpuk barang bawaan ke enam orang penghuninya ini. Yap, semacam penampungan korban bencana alam memang. :D

6. Anggota kelompok dominan mempunyai jadwal yang sama, jadi banyak yang dilakukan bersama

Karena kegiatan sudah teragenda jadi jadwal pokok kelompok ini hampir sama. Tiap hari minggu menjadi seperti jadwal cuci baju bersama. Tempat laundry sudah jangan terlalu diharapkan. Di desa tempat KKN dulu belum ada. Jadi semua cuci baju sendiri. Sampai proses penjemuranpun berderet-deret. Jadi tidak heran kalau ada seragam atau baju dalam yang harus tertukar karena mirip. Untungnya beda ukuran. Heeee...

Airnya? Ada sumur di rumah dengan mesin sanyo yang sedang rusak. Menimbalah kami kalau ingin buang air, mandi dan cuci baju. Walaupun ada anggota laki-laki tapi tidak semua pekerjaan berat diserahkan kepada mereka semua. Tepatnya kalau masih bisa dikerjakan sendiri ya lakukanlah seperti menimba air itu tadi, walaupun perempuan.

Lucunya, ada beberapa yang baru pertama kali menimba air seperti ini. Jadi karena tidak kuat kalau harus menahan beban timbaan dengan cara menarik tali berulang-ulang. Setelah ember di dalam sumur sudah terisi, tali timbaan itu ditariknya panjang-panjang menjauh dari sumur. Lalu dibantu teman lainnya untuk mengambil ember hasil timbaannya. Setelah itu baru dipindahkan airnya ke bak penampungan. Coba ada Dilan disana, pasti bilang, "Dilan, ternyata menimba air itu berat aku nggak kuat. Udah kamu aja ya."

7. Kisah cinta sepanjang KKN, berlanjut ke pelaminan, atau juga ada yang cinta kandas karena KKN. 

Kisah kasih nyata, kadang ada yang menyebutkannya seperti itu dengan nada bercanda. Karena memang setiap periode KKN pasti akan ada cerita asmara di dalamnya. Entah dari sesama anggota kelompok, dengan anggota antar kelompok atau anggota KKN dan warga.

Hal itu sangat mungkin terjadi, karena rutinitas yang selalu dilakukan bersama. Makan, minum, mengobrol, bercanda, kerja dan lain sebagainya. Hingga akhirnya menumbuhkan benih-benih cinta.

Untuk yang sama-sama single, tidak akan jadi masalah, malah justru bahagia. Tapi ada juga yang sudah saling mempunyai pacar tapi masih terlibat cinta lokasi di tempat KKN. Ada yang aman saja dan berakhir hanya sampai kegiatan KKN selesai. Tapi ada juga pacar barunya yang sampai kena damprat pacar pertama. Lucu. :D

Paling so sweet itu ada yang dipertemukan di lokasi KKN dan setelah lulus kuliah berakhir dalam satu rumah tangga. Tapi juga ada yang paling pahit yaitu ketahuan selingkuh dari pacarnya kemudian putus. Tapi pada akhirnya, selingkuhannya menikah dengan orang lain. :D

***
Begitulah beberapa cerita yang akan dialami mahasiswa yang sedang berkegiatan KKN. Berdasarkan pengalaman yang sudah dilewati dan dilengkapi cerita teman dengan kegiatan yang sama. Untuk cerita dan kisah detailnya pasti berbeda dan punya versi masing-masing. Tapi secara garis besar, semuanya sama seperti yang telah dijelaskan di atas.
Semua itu pengalaman yang sangat berharga, dimana diri harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru. Mampu menempatkan dan menghilangkan kebiasaan yang tidak sesuai di tempat baru. Walaupun untuk penerapan ilmu belum maksimal tapi setidaknya diriku pernah berjuang sudah punya cerita mengabdi. Sekian.   \(^.^)/

7 Larangan Pecinta Kucing Lakukan dalam Merawat Kucing

Kelakuan kucing yang suka mencari perhatian sering mengundang tawa orang yang melihatnya. Suka mendahului duduk di kursi makan yang di tarik keluar dari sela-sela meja, alhasil orangnya malah duduk cuma separuh pantat. 


Mengganggu dengan tiduran di buku atau berkas yang sedang dibaca, walaupun dipindah tetap balik lagi balik lagi. Kadang kalau ditinggal sebentar, kertas dan buku itu sudah bertebaran jadi banyak bagian kecil. Dicabik-cabiknya dengan gemas. Segemas pemilik buku melihat keadaan kertas-kertas itu. Arghhh..

Bagi pecinta kucing, polahnya semenggemaskan apapun tetap saja sayang. Dibelai-belai, diajak mengobrol bahkan jadi teman tidur.


Tapi bagaimanapun juga ada beberapa larangan yang harus diperhatikan pecinta kucing. Karena halnya larangan pasti diharuskan untuk tidak melakukannya dalam perawatan si empus. 

Berikut ini akan diulas 7 hal larangan yang tidak boleh dilakukan pecinta kucing. Larangan tersebut adalah, JANGAN..

1. Membiarkan kucing gemuk


Melihat empus makan dengan lahap adalah kebahagiaan bagi pecinta kucing. Kucing yang bertubuh gemuk juga terlihat lebih lucu dan menggemaskan. 


Tapi pecinta kucing tidak boleh memberinya makan secara terus menerus. Menuruti keinginan makan si empus yang besar.

Sebaiknya menjadwalkan waktu makan untuk kucing secara rutin setiap harinya. Jadi kucing akan terbiasa dan tahu kapan ia harus meminta makan. Hal ini untuk menghindari kucing menderita obesitas. 

Seperti halnya manusia, obesitas pada kucing juga tidak baik. Karena dapat mengakibatkan empus mudah terserang penyakit-penyakit berbahaya.

2. Memotong kumis dan kuku kucing


Kumis kucing adalah alat yang digunakan kucing untuk memprediksi pergerakannya. Bila kumisnya yang panjang kita potong maka si empus akan kesulitan dalam pergerakannya. Perkiraannya akan terganggu karena kumisnya yang menjadi pendek.

Untuk memotong kuku sebenarnya banyak yang melakukan pada kucing kesayangannya. Walaupun kuku kucing adalah komponen penting untuk pertahanannya dan kepercayaan dirinya. 

Bila pemotongan tidak terlalu dalam, tidak akan menjadi masalah. Hanya membuang ujungnya agar lebih bersih dan menghindari pecintanya terluka saat mengajaknya bermain.


Tapi bila pemotongan kuku terlalu dalam akan berakibat buruk untuk kucing. Bagian tengah kuku yang dekat dengan pangkal, berisi sedikit daging. Jadi ketika itu ikut terpotong tentu akan menyakiti kucing bahkan empus bisa trauma.

3. Mengurung kucing dalam kandang 


Kucing adalah hewan predator yang terlahir sebagai pemburu. Walaupun kucing yang dirawat manusia otomatis menjadi kucing yang tidak perlu berburu untuk mendapat makanan. 

Tapi karena secara fitrah ia suka kebebasan maka jangan hanya dikurung dalam kandang besinya saja. Biarkan empus bebas mengeksplor habitatnya. Lagi pula itu hanya sebentar, kucing akan lebih banyak tidur setelahnya.

"Memberikan kebebasan pada yang kita sayangi akan membuatnya merasa menjadi salah satu bagian bukan hanya sekedar ada."

Mengurungnya karena alasan sayang berarti terlalu over protektif. Tapi bila ada alasan yang mengharuskan ia dimasukan dalam kandang akan menjadi pengecualian. Tentu tidak selamanya juga kan. 

4. Menyalakan lilin di dekat kucing


Meletakkan lilin yang menyala di tempat yang terjangkau oleh kucing sangat berbahaya. Kucing yang melihat api bergerak-gerak akan terpancing untuk mendekat karena penasaran.

Bila api lilin disentuhnya karena penasaran tentu akan menyakiti si empus. Ia akan terluka dan bila hidung yang tersulut api maka indra penciumannya akan terganggu.

5. Membelai kucing terlalu kasar


Kucing yang hobi disentuh akan bahagia saat dibelai tubuhnya, ditandai dengan suara empus mendengkur. Bahkan kucing bisa sampai tertidur saking nyamannya.

Tapi jangan membelainya terlalu kasar. Menekan tubuhnya dengan kuat sambil membelai tubuh kucing dengan cepat. Hal ini tidak disukai kucing. Ia akan merasa tidak nyaman bahkan kesakitan.

Belai tubuh kucing dengan lembut saja. Dari kepala sampai tubuhnya pelan-pelan. Kucing akan menyukai perlakuan ini.

6. Menamai kucing dengan kata awam


Bila ada tamu berkunjung, entah teman, tetangga atau saudara. Kebetulan sama-sama menyukai kucing, maka tanpa sungkan ia akan mendekati atau menyentuh si kucing di rumah. Kadang ada yang diajak duduk disebelahnya sambil mengobrol. 

Tak jarang juga yang bertanya perihal nama kucing pada kita. Biasanya yang melakukan ini adalah tamu wanita atau anak-anak.

Kucing warna hitam semua

"Kucingnya lucu banget. Namanya siapa?" 
"Namanya Cengir, dari bahasa Jawa Kuceng Ireng artinya kucing hitam" (^_^)

Nah, untuk hal ini jangan memberi nama kucing dengan kata yang awam atau jarang digunakan dihadapan umum.  Jika penamaan menggunakan nama yang unik dan lucu masih bisa diterima dengan wajar.

Gunakan saja nama-nama yang lazim. Agar tidak sungkan menyebutkan namanya saat ditanya. Robert, Moeza, Rudolfo, Suketi, Minthul, Marimar atau nama wajar lainnya.

Bayangkan saja bila kucing kita beri nama dengan kata yang kesannya jorok atau tidak sopan. Pasti akan sungkan bahkan malu untuk menyebutkannya saat ditanya. Apalagi kalau orang yang bertanya jarang atau pertama kali datang ke rumah. Bisa jadi orang tersebut akan menilai negatif karena keisengan kita.

7. Menikahinya karena alasan apapun 


Pada poin ini, sangat sangat sangat dilarang untuk dilakukan. Secinta-cintanya pecinta kucing dengan kucingnya. Menikahi kucing adalah tindakan yang tidak masuk akal.

"Masih banyak manusia single di muka bumi ini yang bisa digombalin dengan serius gaes"

Walaupun kejadian seperti ini sudah beberapa kali diberitakan. Seseorang menikahi binatang peliharaannya karena terlalu lelah sakit hati dengan pasangan manusiannya. Tapi tetap jangan melakukan hal ini. Jadilah jomblo yang bermartabat dan terhormat dengan menambatkan hati pada seorang manusia.

Selain itu juga karena kucing tidak akan mengerti apa itu menikah. Malah bisa jadi pecinta kucing yang seperti itu akan makin sakit hati karena si empus mengejar-ngejar kucing lain saat musim kawin tiba. Dan tidak hanya satu. -_-

Cintai sewajarnya saja. Walaupun kucing akan selalu menjadi pendengar setia dan dipercaya tidak akan membeberkannya pada siapapun. Jadi kerahasiaan curhatan tidak akan terendus oleh akun lambe-lambe yang bertebaran di sosial media. Tapi harus tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada kucing.
Sekian ulasan tentang 7 hal yang tidak boleh dilakukan pecinta kucing atau hal yang dilarang pecinta kucing lakukan. Sebagai pengetahuan dan informasi untuk pecinta kucing dan bukan pecinta kucing sekalipun dimanapun berada. Semoga bermanfaat (^_~)

Antara Aku dan Kau (2)

Sangat sering dan tak hanya sebentar aku membayangkan dan memikirkan tentang hal ini. Kehidupan pernikahan yang indah dan membahagiakan. Tapi yang sudah-sudah bukannya banyak yang gagal. Banyak yang tidak bertanggung jawab pada pilihannya dulu. Saat sedang mengagung-agungkan cinta mereka. Lalu akhirnya malah memilih sendiri atau tergoda cinta lainnya dengan alasan sudah tak cocok lagi. Seperti tak pernah ada kebahagiaan yang mereka lalui dan yang teringat hanya penyesalan akan pilihan.

Ini tentang "menyusul" dengan kau (2)


Kemudian muncul banyak pertanyaan yang makin mengukuhkan keraguan. Bagaimana bila nanti aku tak patuh padamu? Bagaimana nanti bila aku tak menghargai usahamu? Bagaimana bila nanti aku tak memahami arti marahmu. Karena sampai saat ini aku masih belum mahir menafsirkan semua sikapmu. Aku masih sering mendukung egoku.

Lalu pada saatnya nanti segalanya telah terjadi. Apa semua yang ada pada diriku mampu kau terima dengan baik? Apa rasa penasaranmu yang terjawab satu per satu nanti akan kau tanggapi dengan bijak? Seperti misalnya, bila saja aku yang kau kira wanita lembut ternyata memiliki suara sendawa yang menggelegar? Lucu atau menjengkelkan kah nanti?

Bahkan yang lebih serius lagi seperti yang sedang booming dibagikan di sosial media. Banyak perempuan yang dilabeli pelakor yang kemudian membuat aku membayangkan sesuatu. Bagaimana setelah 10 tahun usia pernikahan, aku sudah tak semenggiurkan dulu saat aku belum menjadi milikmu. Dan kau mulai dijangkiti penyakit dari makhluk sexy berbibir merah yang usil coba mencumbuimu. Masihkan perasaanku menjadi hal prioritas yang kau ingat dan junjung tinggi? Bagaimana jadinya aku bila pada episode hidupku harus menghadapi peranmu seperti mereka itu? Sedangkan bila kau sudah jadi milikku, segala rasamu pada wanita lain haram bagiku. Aku tak terima kau punya rasa pada wanita yang kau letakkan menjadi sainganku. Bahkan rasa benci pada mantan kekasihmu harus kau hapus tanpa sisa.

Maka itu, mohon jangan sampai kau sembarangan berkata yakin sanggup menanggung ucapan "saya terima nikahnya" pada waliku. Padahal kau belum merampungkan larik cerita patah hatimu dulu. Jangan sampai setelahnya kau masih membanding-bandingkan aku pada yang lalu atau pada yang lain. Seakan-akan kau masih salah memilihku.


Karena dari pengamatanku, menikah itu seperti sebuah seni mencocok-cocokkan. Antara aku dan kamu. Dalam prosesnya harus rela patah hati berkali-kali pada orang yang sama. Berdebat hebat dengan caranya masing-masing. Namun setelah itu pada diam pasinya sendiri-sendiri, seharusnya ada suatu jalan dipikiran yang memunculkan alasan belajar saling mencintai kembali. Menekan besarnya rasa ego diri demi keutuhan kita.

Sebab itulah mengapa menikah seperti ladang ibadah. Setiap tatapan mata lembutnya dinilai ibadah. Tiap senyumnya, genggam tangannya juga cubitan mesranya, semua dihitung ibadah. Karena beratnya melebur dua buah pemikiran pada dua kepala menjadi satu pemahaman. Saling menguatkan dan mengasihi di tiap genre kehidupannya. Saat perut lapar karena kehabisan uang tak kuat membeli makan tapi tetap tegar bercanda dibalik usaha payahnya.

Tak ada seorangpun yang bisa memberikan garansi semua kemungkinan dalam keraguan tak akan terjadi pada diri. Semua bisa terjawab hanya bila itu sudah dilalui. Akhirnya, dari semua perkataan dalam kata yang panjang ternyata satu yang aku dapat. Perkara menikah memang paling banyak diambil karena besarnya rasa NEKAT yang lebih lembut disebut dengan TEKAD.  Bagaimana sepasang manusia saling membesarkan tekadnya untuk maju menjalin cinta halal bersama. Sebesar apa kau membaca gelagatku yang memantapkan keyakinnanmu sehingga kau memenangkan keyakinanku. Semoga kamu dan aku segera berakhir pada satu kata yakin, setelah saling sibuk memperbaiki diri. Sebab hal itu berarti Tuhan telah selesai memvalidasi diri kita dan memberi izin dengan menggerakkan hati kita menuju babak selanjutnya. Sehingga mereka yang ku sebut di cerita Antara Aku dan kau (1), paham bahwa kita adalah arti dari indah pada waktunya. Amiiin. <3 <3

Antara Aku dan Kau (1)

Ini tentang urusanku dengan kau (1)


Masa yang dianggap sudah matang dan dianggap "tunggu apa lagi?" Sering memunculkan fenomena nyesek karena merasa tak dipahami. Secuek-cueknya orang pasti ada satu waktu merasa ingin mengungkapkan perasaan yang sudah lama ditahan-tahan, bila sering diprovokasi.  Karena suasana hati tidak selalu baik-baik saja. Saat merasa diri sedang dalam keadaan labil, maka perasaan menjadi sesensitif daun putri malu.

Berdasarkan pengalaman pribadi. Dirasakan sendiri lalu setelah jadi bahan obrolan dengan teman. Ternyata tak cuma sendiri, tapi banyak teman korban perasaan lainnya. Tak sedikit yang berubah jadi introvert. Hanya menyelesaikan urusan yang dianggap penting saja. Menjauhi hal menyenangkan yang biasanya dilakukan untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan yang belum tahu jawabannya. Rasanya ingin menjawab pertanyaan membunuh itu seperti...

Kau tahu? Kadang seperti tak terima rasanya, campur aduk di dada. Pertanyaan "Kamu kapan?" atau "Kapan nyusul?" dan pertanyaan mirip lainnya. Seperti tikaman yang seolah tanpa ampun. Dihujam dari segala arah, dimana diri adalah target empuk yang harus dilumat.

Hey.. tolong sadarlah, aku juga manusia punya rasa punya hati. Sama denganmu walaupun dari edisi terbatas yang sedikit lebih istimewa. Tapi pendirianku tentang tiap orang memiliki indah pada waktunya sendiri-sendiri tak akan mudah diobrak abrik hanya karena bisikan ancamanmu, "Stok semakin menipis sist!"

Perlu kau, kau dan kalian tahu aku tak akan gelagapan hanya karena kecamanmu. Akupun bukan penganut setia dari salah satu lagu payung teduh yang sedang naik daun. Hanya sekali, dua kali atau beberapa kali aku meleleh bila menyimak liriknya, membayangkan sang halal yang menyampaikan. Tapi tidak setiap kali, tidak. -_-

Tak perlu sesinis itu tak menerima perbedaanku. Bukan berarti aku tak ingin sama, hanya saja hal itu bukan sesuatu yang penyelenggaraannya harus terburu-buru. Apalagi hanya karena kau, kau dan kalian. Tenang saja aku akan menyusul sama, hanya saja sekarang ada yang harus aku lakukan pada diri. Masih banyak yang salah harus aku betulkan lebih dulu. Sampai pada suatu waktu Tuhan berkata silahkan. Tentu ada satu nama yang selalu aku tanyakan dan minta kepada Tuhanku, "Bagaimana Ya Alloh? Bila belum, yakinkan ia dan aku bahwa yang terbaik selalu dariMu." begitu.

Tapi kalau setiap pertanyaan yang sama harus dijawab sepanjang itu pada orang yang berbeda, ku pikir akan sangat melelahkan.

Diamlah saja kamu
Sshhhttt...

Apalagi ditanggapi dengan respon yang menggelitik. Malah makin menyulut sumbu emosi yang tinggal sedikit menyentuh bubuk mesiu di dalam hati. Bahkan kemungkinan buruknya silaturahmi menjadi merenggang karena masalah bercanda yang diseriuskan. Jadi cukup tatap dan katakan saja, "Kamui. Hari sabtu, hahaha"  -_-'

Lanjut baca : Antara Aku dan Kau (2)

Note: Bila ada kesamaan pengalaman dan nasib mohon bersabar. Tidak ada niat untuk menyinggung seseorang atau kelompok, walaupun pasti banyak yang tersinggung.

Wisata Kali Aro di Bandar Sribhawono Bakal Suguhkan Wahana Baru

Lampung timur masih punya destinasi wisata alam kekinian. Wisata kali aro yang berada di Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur.

Wisata alam kali aro srimenanti
Wisata Alam Kekinian Kali Aro
Destinasi ini menyajikan wisata keluarga bertemakan air dan kebun. Sebagai hasil ide kreativitas dari ibu Ning alif sekeluarga sebagai pemilik wisata kali aro yang mengolah tanah warisan dari orang tuanya. Walaupun ibu-ibu tapi jiwa dan seleranya masih sangat muda. Terlihat dari cara penyajian wisata kali aro yang ia kelola. Kekinian dan dapat menarik banyak perhatian khususnya dari kaum-kaum muda jaman now.

Masih satu aliran air dengan wisata danau kemuning yang beberapa waktu lalu saya kunjungi. Walaupun masih dalam satu kecamatan namun kedua tempat ini berada di dua desa yang berbeda.


Fasilitas yang ditawarkan 

Pelataran parkir tersedia bagi pengunjung yang datang, baik motor atau mobil. Setelah memasukin lokasi wisata ini akan disambut dengan pernak pernik dan payung yang menjadi atap saat kita melintas.

Hiasan payung di kali aro
Hiasan yang memayungi pengunjung yang datang
Disediakan gazebo untuk pengunjung yang ingin duduk-duduk. Dipersilakan memilih gazebo yang berada diantara kebun atau yang dibangun di atas airnya.

Gazebo kali aro srimenanti
Gazebo taman di kali aro
Tak cukup hanya disitu, pengunjung yang masuk akan langsung menuju tempat yang unyu-unyu di bagian sedikit agak turun. Pas mantap untuk berswafoto dengan konsep kekinian. Bentuk-bentuk love dan hiasan yang bagus untuk background foto narsis.

Foto di wisata kali aro
Instagramable banget kan :)
Airnya sangat jernih dan ada ikannya kecil-kecil pada mabok. Bila ingin memancing disini juga diperbolehkan. Ikan yang berasal dari alam (bukan bu Ning yang menanam) boleh dibawa pulang dengan cuma-cuma.

Wisata keluarga kali aro srimenanti
Airnya jernih dan boleh mancing
Ingin nyemplung ke airnya pun bisa karena disediakan waterboom mini juga disini. Jadi cocok untuk anak-anak yang suka main air. Atau juga bisa pura-pura nemenin adek atau anak untuk bisa main air disini. Cocok saja kok. :)

Waterboom mini kali aro srimenanti
Waterboom mini wisata kali aro sedang dikuras
Setelah lelah bermain dan perut mulai uring-uringan, tak perlu takut kelaparan. Karena makanan disini enak dan pilihannya bervariasi. Kalau ingin membawa bekalpun tidak apa jadi tidak harus beli makan disini.

Wisata kuliner kali aro srimenanti
Kuliner untuk pengunjung kali aro
Untuk yang beragama islam tidak perlu khawatir seharian main disini, karena disediakan juga mushola untuk sholat. Jadi tetap bisa absen tanpa beralasan.

Mushola di kali aro srimenanti
Mushola di kali aro
Kamar mandi juga disediakan, bersih dan terawat. Jika ingin bilas atau ada panggilan alam tidak perlu bingung. 

Tarif kali aro

Untuk bisa menikmati fasilitas di kali aro cukup membayar tiket masuk 10.000 rupiah saja. Karcis bisa dibeli di loket yang berada di pintu masuk lokasi wisata ini.

Akan ada yang baru di kali aro 

Awalnya tiket masuk hanya 5.000 rupiah tapi karena pengelola merasa masih belum mencukupi biaya pengeluaran jadi tarifnya dinaikkan. Tapi dengan dinaikkannya tarif menjadi 10.000 rupiah, bu Ning masih memiliki PR untuk mempercantik wisata keluarga ini. Ia masih ingin membuat lokasi semacam gardu pandang dengan view persawahan yang apik. Tentu saja dengan dekorasi yang kekinian. Untuk bagian ini masih dalam proses pengerjaan.

Gardu pandang kali aro
Gardu pandang proses pengerjaan
Selain itu konsep lain yang masih menjadi keinginan bu Ning adalah membuat dekorasi di dalam air. Jadi pengunjung yang ingin berfoto bawah air akan disediakan dekorasi dan sewa fotografernya. Tema dekorasi yang akan diusung adalah klasik. 

Ada lagi yang ingin di ciptakan disini, yaitu lokasi perkemahan. Bagian ini atas sumbang ide dari ibu nomor satu di Lampung Timur yaitu ibu Bupati Chusnunia Chalim yang pernah masak gurame bakar disini. Untuk dekorasi dalam air dan perkemahan masih dalam tahap perencanaan. Semoga segera terealisasikan tanpa hambatan dan kita tunggu saja tanggal mainnya. :D

Akses menuju kali aro 

Lokasinya memang agak masuk ke dalam dari jalan utama, tapi orang di sekitar sini tahu persis letaknya. Bila datang dengan kendaraan pribadi, silakan bertanya lokasi kali aro maka akan dengan senang hati ditunjukkan arahnya oleh warga sekitar. Untuk memudahkan silahkan gunakan panduan map berikut


Tapi bila menuju wisata kali aro menggunakan angkutan umum


1. Dari arah Bakauheni atau Metro 

Bisa menaiki bus damri dengan tujuan pemberhentian pasar simpang. Selanjutnya akan diantar abang ojek dengan negosiasi harga terlebih dahulu.

2. Dari arah Bandar Lampung 

Bisa menaiki bus rajawali dengan tujuan pemberhentian puskesmas lapangan Sribhawono. Disana juga akan disambut abang ojek yang standby menunggu penumpang. Jadi bisa menggunakan jasa beliau untuk sampai ke tujuan.

Dijamin seru dan betah di sini karena tempatnya sangat menyenangkan.  Pulang dari sini juga pasti membawa oleh-oleh foto instagramable yang siap diposting. Walaupun belum disediakan fasilitas menginap tapi sudah ada traveller asal Jakarta yang ramai-ramai bermalam disini. Hanya tidur di Mushola tapi makan 3 kali sehari disediakan oleh Bu Ning sekeluarga dengan tarif menginap 50.000 per malam. Monggo, silahkan dicoba. Travellingan jaman now di ndeso. (^.^,)/

Dokumentasi :


Gazebo atas air

Loket pembelian tiket

Pamer foto :D

Spot foto kali aro

Kamar mandi dan tempat wudhu

Jogging Sebagai Hiburan Murah dan Menyehatkan

Jogging adalah aktivitas jalan cepat atau lari kecil yang dapat membuat tubuh menjadi sehat dan bugar. Lebih baik dilakukan secara rutin.

Jogging for more fun

"Berlarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga". Lirik lagu nidji yang sudah dimodifikasi ini tidak cocok diterapkan saat jogging. Apalagi kalau aktivitas jogging dilakukan sendiri di tempat yang ramai. Bisa-bisa jadi video viral karena ada yang iseng mengabadikannya dan disebar di media sosial. Waduh, jangan sampe. Akang bisa mundur sebagai calon pendamping eneng karena tidak sanggup menanggung malu. :(

Lebih baik jogging bersama teman, jadi sesekali tertawapun tidak malu. Seperti saya yang selalu jogging dengan teman, jika tertawapun masih wajar karena alasan bercanda. Semangat berjogging juga bertambah bila teman-temannya dianggap seru. Biasanya saya rutin berjogging tapi sempat libur lumayan lama. Sekarang mulai ingin aktif berjogging kembali.

Sehat jogging bareng

Jogging itu fleksibel bisa dilakukan pagi atau sore hari. Menjadwalkannya pada waktu kita mempunyai waktu luang saja. Sebenarnya aktivitas jogging ini hanya memiliki satu manfaat, yaitu sehat. Tapi banyak bonusnya yang saya dapat setelah rutin melakukannya. Berikut beberapa bonus manfaat yang saya rasakan setelah rutin berjogging


1. Menurunkan berat badan


Poin ini menjadi yang nomor satu dari sekian banyak manfaat. Karena ini jadi tujuan paling utama yang muncul saat ada kata olahraga jenis apapun. Bukan hanya wanita yang ingin memiliki tubuh ideal, laki-laki pun banyak yang memperhatikan penampilannya. Kalau jarum timbangan makin ke kanan sudah pasti mulai tercipta cita-cita olahraga. Walaupun kadang hanyalah jadi sebuah cita-cita. 

Jogging bisa dijadikan salah satu pilihan olahraga yang pas. Karena jogging efektif membakar lemak yang tertimbun di dalam tubuh. Semakin sering dan rutin kita melakukannya, berat badan akan berkurang hingga tercapai berat ideal tubuh.

2. Menghilangkan stres


Manfaat ini bukan berarti jogging sebagai sarana latihan kita lari dari masalah. Lari dari tanggung jawab, hutang, kenyataan atau lari dari tekanan-tekanan lainnya.

Jogging pagi sore sehat

Tapi setelah aktivitas jogging dilakukan ada perasaan tenang dan rileks, selain rasa capai. Ternyata saat berlari tubuh kita melepaskan hormon endorfin. Hormon ini diperintah oleh otak untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks, mood menjadi baik hingga muncul perasaan bahagia. Apalagi bila dilakukan bersama-sama teman ataupun hanya diiringi lagu-lagu kesayangan yang diplay dengan headset di telinga.

3. Membuang sampah dalam tubuh


Tubuh yang melakukan aktivitas sehari-hari akan menghasilkan sampah. Polusi dan debu menempel hingga meresap ke dalam pori-pori. Manfaat jogging ini salah satunya bisa membantu mengelurkannya. Pori-pori yang membuka saat berkeringat merupakan sarana yang baik untuk sampah-sampah dalam tubuh keluar. 

Biasanya setelah berkeringat kulit juga akan mudah dibersihkan. Sel-sel kulit mati atau yang biasa disebut daki akan mudah terangkat. Apalagi saat mandi menggunakan sabun yang mengandung scrub, ini akan lebih efektif. Setelah digosok dengan lembut saat mandi, tubuh terasa jadi sangat bersih.

4. Meningkatkan kualitas tidur


Setelah berlari tubuh akan cepat mengantuk. Tidur juga akan lebih nyenyak pada keadaan ini. Sehingga terapi jogging sangat baik dilakukan bagi penderita insomnia. Akan membuat tubuh memiliki waktu istirahat yang cukup dan saat terbangun di pagi hari tubuh akan terasa bugar dan bersemangat.

Keutamaan olahraga ini hampir tidak membutuhkan biaya apapun. Tidak perlu membayar biaya untuk prakteknya. Mungkin kalau dilakukan di lapangan atau stadion hanya perlu membayar parkir saja. Dilakukan di luar ruangan akan membuat mata segar setelah atau sebelum seharian bekerja dalam ruangan sambil menatap monitor.

Masih banyak manfaat dan keutamaan olahraga jogging yang tidak disebutkan di sini. Untuk mendapatkan sekian banyak manfaat secara maksimal tersebut ada yang perlu diperhatikan.


1. Atribut jogging yang sesuai


Paling utama adalah penggunaan atribut jogging yang sesuai. Kaos yang longgar dan menyerap keringat dengan baik, celana olahraga atau training, dan sepatu yang nyaman lengkap dengan kaos kaki. Juga jilbab yang nyaman bagi muslimah cantik.

Sepatu jogging joging

Akan lebih maksimal bila kostum olahraga dibalut lagi dengan baju berbahan parasut sebagai luaran.

2. Lakukan pemanasan


Melakukan pemanasan sebentar sebelum memulai jogging. Hal ini dimaksudkan untuk membuat tubuh beradaptasi dengan aktivitas olahraga yang akan kita lakukan. 

Taekwondo pemanasan olahraga

Panas tubuh bisa dihasilkan dengan jalan di tempat, menggerakkan leher dan kepala, bahu dan lengan. Sampai merasa tubuh siap untuk berlari. Bukan panas tubuh yang dihasilkan dari pemanasan dengan mengingat-ingat kesalahan mantan atau mengingat-ingat kekasih yang nge-love foto cewek cantik di instagram.

3. Lakukan dalam keadaan lapar


Bila tujuan olahraga adalah menunjang program diet maka jogging dilakukan 1 jam sebelum makan. Pembakaran yang terjadi di dalam tubuh akan semakin banyak. Tapi jangan terlalu dipaksakan, cukupkan saja bila sudah merasa lelah. Karena hal yang dipaksakan hanya akan menyakiti. Ini serius bukan baper.  -_-

Tiap langkahnya diiringi dengan motto "Kurus! Kurus! Kurus! Kurus!" Di dalam hati

Setelah laripun jangan langsung makan, tunggu 1 jam setelahnya. Perasaan lapar akan makin muncul memang, bisa disiasati dengan banyak minum air putih yang banyak. Jadi sebisa mungkin tahan godaan jajan yang menggiurkan.

4. Pendinginan


Setelah dirasa cukup, jangan langsung duduk atau berbaring. Lakukan pendinginan dulu dengan berjalan santai selama 5 menit. Agar pacu jantung perlahan menjadi stabil kembali.

Botol air minum olahraga jogging joging sehat

Setelah itu barulah duduk sembari minum dengan menyandarkan punggung dan meluruskan kaki.

Melakukan jogging secara rutin seperti mempunyai hiburan tersendiri untuk saya. Perasaan semangat, pikiran yang fresh memicu mood yang baik sepanjang hari. Olahraga mudah dan murah. Hanya 30menit per hari dan dilakukan 3 kali dalam seminggu, akan lebih baik lagi bila setiap hari melakukannya. Setelah merasakan manfaatnya, jadi akan tetap semangat berlari walaupun tidak ada yang mengejar. \(^o^)/

Difteri Menjadi Cerita Pembuka Awal Tahun

Lepas liburan, tulisan pertama di tahun 2018. Cerita duka dari keluarga Revan. Anak berumur 9 tahun, meninggal karena terserang Difteri.


Pemeriksaan dokter


Sering menonton berita tentang penyakit yang sedang banyak menjangkiti penduduk Indonesia. Biasanya mendengar berita tentang penyakit ini tidak terlalu menyimak, jadi informasinya tidak banyak ditangkap. Tapi awal tahun ini, kabar tentang penyakit ini menjadi hal yang mengagetkan karena orang yang dikenal adalah salah satu korbannya.

Mengisi waktu liburan pergantian tahun, Revan pergi ke Jakarta ke tempat orang tuanya tinggal dengan keadaan sehat wal afiat. Sehari-harinya Revan tinggal dengan nenek dan sepupu perempuannya di Lampung. Pagi di awal tahun seharusnya ia sudah kembali dan mulai menjalankan aktivitas sekolah tapi malah tersiar namanya lewat pengeras suara masjid. Innalillahi wa innailahirojiun. Revan hanya diberi usia 9 tahun dan merasakan sekolah dibangku kelas 4 semester 1. Anak laki-laki pendiam dan pemalu, begitu ia dikenal.

Masih tak menyangka anak seusia itu meninggal karena sakit hanya dalam hitungan hari, mulailah mencari-cari berita tentang penyakit ini. Modal informasi dari google dan youtube yang didapat, cukup menjawab pertanyaan-pertanyaan penasaran tentang penyakit difteri ini. Artikel ini tidak akan menjabarkan tentang penyakit difteri secara lengkap, karena penulis bukan ahli di bidang ini. Namun hanya merangkum informasi yang menjawab beberapa pertanyaan tentang penyakit yang diderita Revan.

Penyebab Difteri

Penyakit difteri ini paling banyak menyerang anak-anak pada rentang usia 1-9 tahun, tapi tidak sedikit korbannya balita, remaja dan orang dewasa. Jadi penyakit ini sebenarnya tidak memandang usia tertentu. Bakteri Corynebacterium diphtheriae adalah yang menginfeksi penderita difteri dengan menyebarkan racun exotoxin. Orang yang tidak mendapatkan vaksin atau imunisasi DPT saat berusia kurang dari satu tahun lebih rentan terserang penyakit ini.


Kartun bersin batuk muncrat


Selain itu, bakteri ini dapat menginfeksi penderitanya melalui udara. Menghirup udara yang terkontaminasi percikan bersin atau batuk penderita adalah media yang paling mudah untuk bakteri ini menginfeksi. Menggunakan barang-barang pribadi penderita juga salah satu sarana penyakit ini menular. Seperti penggunaan gelas, piring atau handuk secara bergantian tanpa dicuci terlebih dahulu. Menyentuh luka penderita difteri juga akan menularkan bakteri ini.

Pada kasus Revan, jenazah diantarkan dari Jakarta untuk dimakamkan di Lampung. Jenazah sudah berbalut kafan dan diisolasi dengan pembungkus plastik dari pihak Rumah Sakit. Selain itu juga orang yang boleh menyentuh jenazah hanya orang-orang yang sudah disuntik vaksin di Rumah Sakit terlebih dahulu. Hal ini tentu dimaksudkan untuk mencegah bakteri menyebar dan menginfeksi warga lainnya.

Gejala difteri 

Gejala yang muncul adalah radang tenggorokan, sulit menelan dan batuk. Demam disertai perasaan yang tidak nyaman. Muncul lapisan abu-abu dibagian tenggorokan dan amandel. Selain itu juga terjadi pembengkakan di bagian leher. Karena kesulitan menelan menyebabkan nafsu makan menjadi buruk dan semakin menurunkan daya imunitas tubuh. Sehingga tubuh semakin lemah dan lesu. Bila penanganan dokter tidak segera dilakukan maka racun akan segera menyebar ke organ vital seperti jantung, ginjal, jaringan saraf dan otak melalui darah.


Pemeriksaan tenggorokan difteri


Informasi tentang Revan, kurang dari seminggu setelah dinyatakan positif difteri ternyata nyawanya tidak tertolong. Awalnya ia merasa tidak enak badan, demam dan nafsu makan hilang karena tenggorokan sakit. Lalu pernapasan mulai terganggu hingga akhirnya jatuh pingsan. Setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan dokter hingga akhirnya dinyatakan Revan pengidap difteri. Bila dilihat dari kasus Revan yang sakit kurang dari seminggu, penyakit ini melumpuhkan penderitanya sangat cepat.

Pencegahan Difteri

Difteri merupakan salah satu penyakit yang dicegah di Indonesia. Karenanya pemerintah mewajibkan warganya untuk vaksin atau imunisasi DPT (difteri, pertusis, dan tetanus) guna mencegah terserang penyakit ini. Rangkaian imunisasi DPT yang seharusnya dilakukan adalah saat usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 1,5 tahun dan 5 tahun. Selain itu, untuk perlindungan tambahan dilakukan vaksinasi Tdap/Td pada usia 10 tahun dan 18 tahun. Vaksin ini juga bisa diberikan ulang setiap 10 tahun sekali. Dari program imunisasi pemerintah ini sudah terlihat bahwa penyakit ini memang serius karena berbahaya dan sangat mudah menular. Sayangnya di Indonesia vaksinasi hanya dilakukan pada usia balita dan tidak dilanjutkan pada rangkaian selanjutnya.

Bila orang yang menderita penyakit ini adalah orang yang sering beraktivitas di sekitar anda sebaiknya lakukan vaksinasi dengan berkonsultasi dengan dokter. Menetralisir barang-barang yang biasa digunakan seperti mencucinya dengan sabun antiseptik sampai bersih. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penularan bakteri penyebab penyakit difteri. Dan bila anda atau kerabat anda menunjukkan gejala radang tenggorokan yang tidak wajar segera periksakan ke dokter. Karena banyak kesembuhan orang yang dititipkan melalui tangan-tangan dokter.


Pemeriksaan dokter penyakit difteri


Bila tidak yakin pemberian vaksin dulu sudah diberikan atau belum, bisa dilakukan pengecekan ke puskesmas atau Rumah sakit. Agar bisa dilakukan tindak pencegahan difteri.

***

Kejadian yang dialami Revan seperti menegur. Tak memandang berapapun umur, bila waktu telah habis maka harus meninggalkan dunia dan segala isinya. Kapan, bagaimana dan dimana adalah rahasia Tuhan yang selalu menjadi misteri.

"Life is too short, the here and the now. And you're only given one shot." Dream Theater 

Semoga Revan di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Revan sudah diberi kesembuhan dengan diangkat penyakitnya sehingga tidak merasakan sakit lagi. Untuk keluarganya mudah-mudahan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Semoga kita yang masih di dunia diberikan kesehatan untuk selalu bersyukur setiap saat. Amiiin :'-)

Budaya Resolusi Menjelang Pergantian Tahun Masehi

Secara ringkas arti kata resolusi menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah suatu kebulatan putusan berupa tuntutan atau permintaan berdasarkan tetapan rapat.  Misalnya musyawarah yang dilakukan sebelum melakukan aksi oleh suatu kelompok atau organisasi untuk menentukan tuntutan pada sesuatu, hingga mencapai kesepakatan disebut resolusi. Namun karena perluasan makna sehingga resolusi juga diartikan sebagai harapan yang dimiliki seseorang dalam hidupnya.

Resolusi tahun baru 2018

Tahun baru masehi selalu indentik dengan kata resolusi. Entah itu resolusi baru atau resolusi yang diperpanjang masa aktifnya. Beragam macam resolusi tiap orang, sederet cita-cita yang biasa di awang-awang banyak dipindahkan ke dalam catatan. Tak sedikit juga yang dibagikan dalam lisan dan tulisan di media sosial. 

Tak ada yang bisa menyimpulkan, resolusi seseorang lebih baik dibandingkan resolusi yang lainnya. Karena suatu barisan resolusi terbentuk dari pengalaman, cara pandang, keinginan dan kebutuhan seseorang. Apa-apa yang dirasa pantas dikejar dan diinginkan membentuk pola resolusi dalam kepala. Kadang juga hal yang sangat jauh dari mungkin tetap menempati posisi sebagai salah satu dari kemungkinan resolusi. Karena di dalamnya berisi pengharapan dan cita-cita. 

"Resolusi di tahun baru ini adalah 60 Mega Pixel front camera. Say cheese!!"

Sisi positif dari resolusi adalah semangat dalam hidup. Resolusi akan digunakan sebagai acuan tujuan hidup untuk tahun yang selanjutnya. Berharap umur masih sepanjang tahun yang baru. Sehingga keinginan melanjutkan hidup yang lebih berat tetap dipilih daripada keinginan untuk mengakhiri hidup. 

"Apa kabar resolusi tahun yang lalu? Semoga baik-baik saja"

Telah banyak hari kemarin yang terlewat dan kesibukan dinobatkan sebagai alasan terbengkalainya resolusi lalu. Padahal bila dilakukan penelusuran, kemalasan yang lebih mendominasi. Benar memang malas adalah sifat manusiawi. 

Komitmen untuk mencapainya adalah poin penting dalam penilaian. Berapa persen usaha pencapaian dan berapa persen kemalasan, masih samakah dengan kemarin atau akan lebih berat ke salah satu sisi. Ibarat cita-cita itu terus berlari bagaimana caranya terkejar bila masih tetap dalam kesepakatan "Slow aja kayak di pulow." Sedangkan kesempatan selalu berakhir tiap bergantinya hari.

"Di tahun yang baru akan mencanangkan pola hidup sehat dengan mengurangi asupan gula dan asupan janji"

Sebenarnya sebuah harapan tidak harus dikaitkan dengan pergantian tahun, karena memang tidak berkaitan sama sekali. Tapi orang-orang terdahulu sudah terbiasa melakukan hal itu. Kemudian diserap dengan baik oleh generasi selanjutnya dan budaya tahunan terbentuk. Sehingga pengharapan di penghujung tahun bernama resolusi digunakan untuk penyemangat jadi sah-sah saja. Malah menjadi sebuah keharusan bagi sebagian banyak orang.

"Di tahun yang baru yang dibutuhkan adalah kalender baru"

Apapun resolusi dan kapanpun resolusi itu terbentuk mudah-mudahan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Merubah yang buruk menjadi baik dan menolak yang buruk mengkontaminasi yang sudah baik. Serta tentu saja meningkatkan hal baik yang sudah dicapai. Hal utamanya adalah selalu mengalasankan Tuhan pada setiap harapan. Karena bila bentuk harapan diubah menjadi bentuk yang lain saat diterima, tetap ucapan syukur kepadaNya yang dilambungkan. Mari kita lihat seberapa besar kita melatih komitmen yang sehat dengan diri sendiri setelah bergantinya tahun nanti. Selamat berharap dan berkomitmen. (^o^)9