Beberapa Jenis Kalkulator Masa Subur Wanita Yang Paling Recommended

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa perkembangan teknologi semakin memudahkan kehidupan umat manusia. Ya, salah satu bukti dari kecanggihan teknologi tersebut, yakni hadirnya sebuah aplikasi yang bernama kalkulator masa subur.
Kalkulator Masa Subur

Menurut informasi yang didapat, ada beberapa aplikasi kalkulator masa subur yang dinobatkan sebagai yang terbaiknya lho! Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

1. Kalkulator Masa Subur Online

Dewasa ini ada berbagai cara untuk mengetahui masa subur seorang wanita, yang salah satunya dengan menggunakan kalkulator masa subur online. Ya, sesuai dengan namanya, kalulator ini berbasis online yang bisa kamu gunakan untuk menghitung tingkat kesuburan kamu. Cara meggunakannya pun sangat mudah dan simple, dimana kamu hanya memasukan hari pertama siklus menstruasi terakhir serta periode siklus pada setiap bulannya. Jika sudah demikian, maka secara otomatis akan muncul informasi mengenai tanggal masa subur secara.

2. Perhitungan Masa Subur Berdasarkan Suhu Basal Tubuh

Ketika terjadi ovulasi, biasanya suhu tubuh akan meningkat sampai siklus haidnya datang. Setelah suhu tubuh kamu meningkat, maka hal tersebutlah yang merupakan masa paling subur. Bahkan cara ini jauh lebih akurat karena bukan hasil dari perhitungan, melainkan karena langsung di deteksi dari kondisi tubuh. Oleh karena itu, kamu diharuskan untuk mengukur suhu basal saat bangun tidur ataupun sebelum melakukan berbagai aktifitas.
Disaat kamu bangun tidur dan masih dalam posisi berbaring, usahakan untuk tidak langsung bangun atau meregangkan badan. Dengan kata lain, kamu harus langsung mengukur suhu tubuh dengan menggunakan alat termometer, dan lakukanlah cara ini secara rutin setiap bangun tidur pada jam yang sama. Menurut informasi yang di dapat, suhu yang normal itu berada di angka 35 celcius sampai 36 celcius.

3. Kalkulator Masa Subur Berdasarkan Periode Haid

Cara berikutnya yang bisa kamu coba yakni dengan mencatat siklus haid, kemudian dikurangi 18 hari dari panjang siklus terpendeknya. Dengan begitu, maka kamu akan mengetahui perhitungan hari pertama peluang di masa subur. Setelah itu, panjang dari silkus yang terpanjangnya harus dikurangi 11 hari. Itu artinya, kamu akan mendapatkan hari terakhir dari masa subur. Adapun mengenai contoh perhitungannya seperti dibawah ini :
Siklus terpendek -> 27 hari – 18 = 9. Angka tersebut merupakan hasil dari hari pertama setelah kamu berada pada posisi yang paling subur.
Siklus terpanjang -> 30 hari – 11 = 19. Angka ini menunjukan hasil hari terakhir pada masa paling subur. Sebagai contoh lainnya, apabila siklus kamu rata-rata adalah 27-30 hari, maka masa paling subur anda adalah di hari ke-9 sampai ke-19.

4. Mengetahui Kesuburan Melalui Lendir Serviks

Biasanya, hormon pada wanita setelah haid ini akan sangat berpengaruh pada lendir serviks (leher rahim) mulai dari perubahan warna, jumlah, hingga teksturnya. Hal tersebut bertujuan agar sel telur menjadi lebih mudah untuk dibuahi oleh sperma. Pada umumnya, perubahan ini akan terjadi sekitar 4-3 hari. kamu juga dapat melakukan cara tersebut dengan melihat dari teksturnya lendir serviksnya, yang tidak akan putus saat dilebarkan sekitar 2 cm. Tak hanya itu, tekstur dari lendir tersebut juga tampak lebih kenyal dan kental, yang artinya anda sedang berada dalam masa subur.
Itulah beberapa jenis kalkulator masa subur terbaik yang paling recommended. Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mencobanya?


Jangan suka bangun kesiangan, nanti jodohmu dipatok ayam.

Related Posts

2 comments:

  1. Well... dari sekian banyak kalkulator cewek, aku nggak make satupun karena nggak terbiasa. Aku bingung sih... Tapi, boleh request dibikinin artikel tentang aplikasi periode haid nggak kak, aplikasi terbaik yang mana begitu.

    ReplyDelete