Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bolehkah Bepergian Saat Liburan Akhir Tahun 2021?

Beberapa hari lagi menuju bulan terakhir tahun 2021. Biasanya menjelang liburan akhir tahun begini sudah tersusun rencana jalan-jalan. Tapi sudah boleh belum ya bepergian liburan tahun 2021 ini sebenarnya?

Liburan Akhir Tahun 2021
Liburan Akhir Tahun


Anak sekolah dan karyawan yang sering memanfaatkan momen liburan kahir tahun untuk refreshing seperti harus lebih sabar lagi. Kebiasaan menghabiskan waktu libur natal dan tahun baru di akhir tahun sebaiknya ditunda dulu jika itu tujuannya luar daerah.

Kabar terbaru yang aku dapat akan diberlakukan PPKM level 3 di akhir tahun nanti. Jadi sepertinya kita harus menunda dulu keinginan kita untuk bepergian jauh. Bahkan cuti bersama tanggal 24 Desember 2021 juga ditiadakan.

Kebijakan ini sebenarnya untuk kebaikan kita semua juga ya. Pandemi Covid 19 yang belum sepenuhnya hilang ini masih menjadi ancaman yang perlu dihindari. Gelombang ketiga yang dikhawatirkan juga perlu diwaspadai dengan berbagai macam usaha kita.

Daripada kita berontak dan ngeyel lalu terjadi hal buruk seperti sebelumnya. Ada baiknya kita patuh dan terus menyimak kabar terbaru tentang kebijakan yang bertujuan baik untuk bersama.

Aku sendiri sampai sekarang masih selalu menerapkan protokol kesehatan seperti selalu memakai masker saat kegiatan di luar. Menghindari kerumunan dan menjaga kebersihan diri sudah menjadi seperti kebiasaan yang tidak perlu diperintah lagi.

Ajuran untuk vaksin juga sudah aku penuhi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Menjaga kesehatan dengan selalu bergaya hidup sehat. Apalagi aku yang sering anemia dan drop kesehatannya. Jadi aku harus sering mengonsumsi suplemen penambah darah agar tetap sehat.

Kembali ke pembahasan liburan akhir tahun tadi. Sebaiknya kita tunda dulu untuk berkunjung ke luar kota. Kita tidak pernah tahu nanti akibat perjalan yang panjang kita malah menjadi sarana penyebaran virus Corona ini.

Apalagi jika berniat untuk mengunjungi saudara atau orang tua, mereka yang sudah lanjut usia lebih rentan terserang virus ini. Jadi untuk liburan akhir tahun ini kita menurut saja dulu ya untuk tidak pergi ke luar daerah.

Kalau ingin sekedar melepas penat dan berganti suasana lebih baik mengunjungi destinasi wisata yang ada di daerah kita. Jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan ya saat berekreasi.

Jika lebih legowo menerima keadaan sebenarnya pengeluaran jadi lebih hemat. Dampak ekonomi saat pandemi lalu yang baru mulai membaik ini bisa kita benahi sekaligus. Nah, dengan liburan tipis-tipis hanya di sekitar tempat tinggal kan jadi tidak membutuhkan banyak biaya.

Soalnya berdasarkan informasi yang aku dapat, destinasi wisata tidak ditutup total. Hanya saja sangat ketat dikunjungi oleh wisatawan luar daerah.

Perjalanan jauh juga semakin banyak butuh dana untuk PCR atau Swab sebagai syarat wajib perjalanan jauh. Saat PPKM pasti pemeriksaan akan ditemui, jika tidak bisa menunjukkan syarat yang diminta bisa-bisa kita harus putar balik tidak boleh lanjut melintas ke tujuan.

Mengunjungi destinasi wisata yang berada di sekitar tempat tinggal selain dapat menyelamatkan tabungan, juga bisa menyelamatkan pinggang dari pegal-pegal ya. :D

Perjalanan jauh sangat sering membuat pinggang sakit. Apalagi untuk pengemudi, baik pengendara mobil atau motor. Jika itu perjalanan jauh, boyokan sudah jadi kemungkinan besar yang sangat mungkin dialami.

Kemungkinan semakin besar jika kamu tidak rutin mengonsumsi suplemen kalsium terbaik, ditambah lagi umur sudah tidak muda. Wes-wes boyokan pasti pakde. :D

Kesimpulan dari bahasa tentang liburan akhir tahun ini sepertinya tidak perlu euforia ke luar daerah. Masih harus bersabar lagi untuk menahan keinginan jalan-jalan jauh. Lebih baik di rumah saja, menciptakan kegiatan yang asik sendiri. Menghindari resiko berbahaya di luar sana. Oke. Sabar ya :D

1 komentar untuk "Bolehkah Bepergian Saat Liburan Akhir Tahun 2021?"

  1. pengendalian memang harus dilakukan, sebenarnya ppkm level 3 sudah tepat, tinggal pengertian masyarakat dan ketegasan.

    BalasHapus