Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

My Wedding

Hal-Hal yang Otomatis Terpikirkan Dari Kata Bulan Ramadhan

Kalau sudah banyak iklan sarung dan sirup di tv, seperti alarm akan segera tibanya bulan ramadhan. Tidak terasa sekarang berada di ambang pintu ramadhan lagi. Padahal rasanya baru sekitar 11 bulan yang lalu bertemu. 

Bulan suci ramadhan

Bulan dimana kewajiban berpuasa sebulan penuh bagi muslim dan muslimah yang sudah baligh. Bulan yang memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan dimana setiap amal baik pahalanya bisa dapat berkali-kali lipat.

Bulan yang tidur saja dihitung ibadah. Tentu saja kalau tidurnya wajar. Wajar gimana? Ya matanya merem dua-duanya, masih bernapas, tidak berlebihan dengan tidur seharian dengan alasan puasa. Tidak tidur dengan tetangga, teman, atau siapapun yang bukan mahramnya.

Suasana yang punya rasa tersendiri tiap tahunnya di bulan suci. Adanya rasa males-males bangun untuk makan saat sahur. Kepikiran terus dengan adzan maghrib yang makin ngangenin. Sebentar-sebentar menghitung sisa waktu untuk menyambut sang maghrib.

Sejak sepeninggal ramadhan lalu sepertinya untuk sampai ke ramadhan berikutnya sangat jauh. Sering kali hal-hal yang harus dilakukan untuk kesempurnaan ramadhan selanjutnya tertunda-tunda dilakukan. 

Hal penting itu bukan tentang, ramadhan tahun ini sahur dibangunin siapa? Kentongan, speaker masjid, atau petasan bocah? Bukan juga buka puasa dengan siapa? Yang manis, yang sayang, yang setia atau yang masak di warteg?

Tapi tentang, sudahkan meng-qadha hutang puasa ramadhan kemarin? Kebiasaan ramadhan lalu apa yang konsisten dilakukan setahun belakangan ini? Sudah latihan puasa sunnah belum menjelang puasa sebulan penuh? Puasa senin-kamis, ayyamul bidh, atau puasa sya'ban?

Syukurlah kalau persiapan sudah matang.

Pada postingan kali ini, selain bertujuan ingin mendoakan agar  diperlancar ibadah kita setelah persiapan sudah dilakukan. Ada tujuan berbagi hasil penelitian yang tidak ilmiah dari responden dengan berbagai latar belakang. Yaitu tentang hal-hal yang otomatis  terpikirkan dari kata bulan ramadhan. Mari rileks sejenak dan disimak.

1. Petasan, kentongan, sirine, speaker masjid dan rombongan galon rombeng 


Yups! Dari sub judulnya sudah bisa ditebak. Peranan semua yang disebutkan adalah yang paling berjasa saat membangunkan sahur.  Persentase paling tinggi yang sangat berterimakasih dengan adanya kebiasaan ini adalah the single beriman community yang jauh dari orang tua.

Sahuuurrr..

Persentase kedua disampaikan oleh the emak-emak yang harus bangun lebih awal untuk memasak sahur. Karena telat bangun akan mengakibatkan godaan batal puasa makin besar untuk seluruh anggota keluarga. Terutama yang masih usia belajar puasa.

2. Takjil, buka bersama (bukber), tempat makan penuh di jam berbuka


Poin ini sebenarnya hal yang paling ditunggu-tunggu saat puasa. Banyak takjil, kumpul bareng teman-teman saat buka bersama. Tapi apes kalau datang mepet jam buka puasa dan belum booking tempat. Maka bersiaplah kehabisan tempat santap impian yang didebatkan sepanjang hari di grup bukber.

Buka bareng

Sebenarnya walaupun begitu, bisa dibuat lebih asik sih. Caranya dengan berburu takjil di masjid-majid besar. Kenapa harus yang besar? Karena biasanya disana persediaan takjil lebih banyak dan variatif. Jadi setelah sholat maghrib pun masih kebagian.

Lumayan, bisa mengganjal perut yang mungkin agak jengjot sambil menunggu sampai kira-kira tempat makan mulai available kembali. Hitung-hitung safari masjid juga lah. Persentase terbesar dari pengalaman ini adalah dari the cah kost yang belum gajian atau belum dapat transferan.

3. Ngabuburit menjelang buka puasa


Poin ini dipisahkan dari nomor dua, walaupun sebenarnya sangat bisa disatukan. Sebab persentase suara terbesar diperoleh dari sumber berbeda. Pada poin ini persentase terbesar diperoleh dari the cabe-cabean kiyut zaman now.

Bonceng-boncengan dan kumpul di lapangan atau alun-alun menunggu waktu berbuka tiba. Ngobrol ngalor ngidul ngetan kulon agar konsentrasi tidak selalu berpusat pada perut.

Ngabuburit :)

Selain memberi suara pada poin ini, the cabe-cabean kiyut zaman now ini juga memberi saran yang sangat bermanfaat. Yaitu, ngabuburit sebaiknya dilakukan setengah atau satu jam menjelang buka puasa. Hindari ngabuburit di siang hari, jam 1 siang misalnya. Godaan jajan makin besar menurut mereka.

5. Cegukan, iklan makanan di siang hari, liat anak kecil makan atau minum


Poin ini seperti bagian paling melatih kesabaran saat puasa. Karena merupakan hal yang sangat menyebalkan. Persentase terbesar dari the labil yang sedang galau mode on. Karena emosi mereka sedang tidak beraturan saat itu terjadi.

Saya sendiri pernah mengalami semuanya. Puasa yang harus menahan haus dan lapar tapi tiba-tiba terjadi cegukan tak terelakkan. Rasanya gimana? Ya gitu, pengen minum sedikit untuk ngilangin cegukan trus lanjut puasa lagi :D

Hal lain yang tak kalah menyebalkan adalah seliweran iklan makanan dan minuman di siang hari. Tidak harus di tv, di beranda sosial media juga banyak iklan seger-seger yang sengaja di posting netizen iseng dengan caption emot bersungut merah.

😈

Atau sedang haus-hausnya di tengah hari, ada anak kecil menyeruput es cendol di depan kita dengan suara sruputan nanar. "Sluuuuurrrp!! Aahhhh.." kira-kira begitu bunyinya. Perasaannya gimana? Ya jadi pengen ngelus pipinya anak itu pakai es batu gitu :P

6. Tempat makan separuh tertutup tirai 


Demi menghormati umat islam yang berpuasa, sebagian tempat-tempat makan tetap beroprasi dengan penutup tirai. Hanya terlihat bagian kakinya saja karena tirainya hanya separuh. Persentase ini diperoleh dari the pemburu warteg setengah tiang di siang hari.

Warteg setengah tiang

Karena tidak semua melaksanakan puasa, jadi ada juga yang tidak kuat kalau tidak makan di siang hari. Maka tempat-tempat makan masih ada yang tetap menyiapkan hidangan siang dengan porsi jualan yang lebih sedikit.

7. Batal puasa menjelang maghrib


Kalau nomor 7 ini seluruh suara diperoleh dari the cewek PMS senggol bacok. Iya semua, karena poin ini memang khusus dialami kaum wanita.

Harus membatalkan puasa di akhir waktu menjelang berbuka. Karena suatu keadaan alami tubuh harus kedatangan tamu bulanan. Menstruasi. 

Tamu datang tak dijemput 

Ekspresi setiap cewek atas kejadian ini biasanya sama. Yaitu ekspresi menangis bohong-bohongan setelah memastikan harus membatalkan puasa. "Huweee... bocorr.." saat bilang ke temannya yang lain.

Sebenarnya yang harus dilakukan oleh wanita yang mengalami ini adalah ikhlas. Karena kalau ikhlas harus membatalkan puasa, pahalanya tetap dihitung puasa sehari penuh. Walaupun harus mengganti puasanya di hari lain. Istimewa sekali :)

***

Itulah tadi hal-hal yang otomatis  terpikirkan dari kata bulan ramadhan. Apakah sama atau ada yang beda dengan anda? Silahkan berkomentar di bawah dengan menyertakan nama perwakilan dari "the.." apa :D

Cukup sekian informasi yang tidak mengenyangkan berikut ini. Kurang dan lebihnya tolong bayar sendiri. Saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin, semoga puasa kita di bulan puasa tahun ini dipermudah dan selalu berkah. Amiiin.

NB: Nomor 4 memang sengaja ditiadakan. Sebab, sedang latihan akting tidak konsentrasi seperti saat berpuasa. Agar penerapan sikap lemas, letih, lesu di bulan ramadhan nanti bisa terlihat alami. Terimakasih atas pengertiannya dan cek kembali ke atas untuk memastikan nomornya. Cmiwiw ;)

101 komentar untuk "Hal-Hal yang Otomatis Terpikirkan Dari Kata Bulan Ramadhan"

  1. Saya lebih ke poin nomor 6. Tentang poin nomor 4, sudah saya tebak sebelumnya. Itulah kenapa saya tidak back to top. Jujur, saya pun tengah mendalami poin nomor 4 tersebut sebagai persiapan bila nanti Ramadhan tiba. Wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😂😂 Pemburu tempat makan siang hari yg tertutup tirai ya bang.

      Hahaha.. Sudah expert nih klo sudah pendalaman begini

      Hapus
    2. Nomor empatnya, kurang lebih lihat banyak orang lemes dan tiduran di masjid-masjid.

      Hapus
    3. Ekspresi setiap cewek atas kejadian ini biasanya sama. Yaitu ekspresi menangis bohong-bohongan setelah memastikan harus membatalkan puasa. "Huweee... bocorr.." saat bilang ke temannya yang lain.


      saya nggak ngerti apa maksudnya ini....yang jelas mungkin maksudnya itu...ya neng admin...

      Hapus
    4. Kalau saya malah tertawa termehek mehek baca poin 7, kok bisa bisa nya sih neng admin menyertakan poin ini

      Hapus
    5. Mas trik tidak akan mengerti hal poin Nomor 7 ini. Karena memang bukan kapasitas anda sebagai laki2. Jd saya tidak perlu menjelaskan apa2 😂😂

      Hapus
  2. Wkwkww identik kali.. Mungkin yang kurang tinggal promo takjil dan bukber aja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Poin nomor 2 kurang "promo" nya aja ya klo gitu 😁

      Hapus
  3. Asmara subuhnya ngk dibahas Mbak?,,,,, :)

    Di tivi banyak acara kuiz loh saat ramadhan... ( upss.. Jadi bongkar rahasia pribadi nich ) .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Respondenny ga ada yg nyebutin itu td kang jd ga dimasukin daftar haha

      Sering menang kuis nih pasti kang nata nih 😂😂

      Hapus
    2. sering sich ikutan kuis ditivi, cari2 tambahan buat lebaran, hahahah.... :)

      Hapus
    3. alumni anggota asmara subuh .....ketahuan lho ya...

      Hapus
  4. Warung tertutup tirai atau korden. Jadi pemandangan yang unik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang keluar dari sana jg terlihat unik mas bumi 😄

      Hapus
    2. Dari luar tampak kakinya doang, keluar mah kenyang :)

      Hapus
  5. Wahaha betul banget mba,
    Bulan ramadhan memang yang paling beda karna punya identik tersediri yang seru, hehe

    BalasHapus
  6. Hahahahaaaa ... aku ngakak abis baca point nomor 3 'the cabe-cabean kiyut zaman now' 😂

    Bisaaa aja kak Anggun bikin istilah seru kayak gitu 🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha abisnya respondennya masih kinyis2 mas hima 😂

      Hapus
    2. Wuahahahaa 😂
      Kalo udah ngga kinyis-kinyis ....
      Cabe-cabean nya disebut apa ya, kaaak ... ?

      Cabe-cabean kritink garink kalii yaaa ... ?
      Hahahaahaaha

      Hapus
    3. Jangan jujur banget gitu mas hima.. Banyak yg tersinggung nanti lo. Ini urusannya sama cewek, bisa bahaya 😂

      Hapus
    4. Xi xi xi 😁
      Iya juga yaaaaak ...

      Ntar aku dijewerin rame-rame sama mereka deh ...
      KabooooR ... 🏍

      Hapus
  7. selain yang ditulis oleh mbak Anggun, entah lah kenapa setiap bulan Ramadhan bawaannya selalu ngantuk... terasa lebih nyenyak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidurnya jadi pengen nambah terus ya mbak hehe

      Hapus
    2. kalau dibiarin malah nambah lemah lesu dan malas mbak hihihi...

      Hapus
  8. Acara-acara bertemakan ramadhan di waktu sahur dan buka bertebaran...

    Hmm.. Untung bacanya pagi.., jadi masih fokus kalo nomor 4 nggak ada.. hehe
    Mungkin bisa dimasukin ni di nomor 4 yang hilang.. wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha
      Kalau dimasukin ke nomor 4 takutnya ikut ilang nanti mas. Jangan aja wes 😂

      Hapus
  9. Hari pertama masjid ramai tarawih..ga kebagian tempat kalau ga datang lebih awal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha bener banget ini. Udah mendekati lebaran mulai longgar banget,apalagi bagian perempuannya. Ibu2nya pada bikin kue 😂😂

      Hapus
  10. Aduh kangen,, jadi pengen cepet2 bulan puasa.. ga kerasa loh ka Anggun 5 hari lagi puasa,, semoga bumil bs kuat menjalani puasa.. Dan kangen ada yang Allahu akbar2 gtu yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bumil pasti kuat.. nanti dedeknya jg nyemangatin kok biar puasanya lancar jaya 😂

      Hapus
  11. The Emaks..yang pasti setiap Ramadhan, pernah enggak kebangun waktu sahur, akhirnya serumah enggak ada yang sahur kwkwkw...Dan bocah pun merengut karena harus puasa tanpa sahur sebelumnya. Maapkan Emak ya Nak! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya dimaafin emak katanya.. Walaupun godaan gambar es teh di siang hari makin menggiurkan 10x lipat,untung ga putus puasanya

      Hapus
  12. Sandal hilang di Masjid pasti pernah pas Taraweh, klo buka puasa bersama malah identik dengan meninggalkan shalat. Gak semua juga tapi pengalaman-pengalaman gitu, hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha iya tuh.. Ada aja yg hilang sendal klo traweh.. Ketuker jg pernah.

      Wah.. Wahh.. Dosa itu dosa 😂

      Hapus
  13. kalau bulan puasa pulang kerja langsung ke masjid cari lapak untuk buka bersama, anak kos :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha
      Kan bener anak kost emang gitu. Kayak aku dulu #ups 😂😂

      Hapus
  14. Main sepak bola ditengah jalan waktu menjelang sahur,setelah itu bikin rusuh sama warga sebelah hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ampun ini bahaya banget sih sampe rusuh2 sama kampung sebelah hahaha

      Hapus
    2. Gua mah nyari sensasi aja biar terkenal, setelan rusuh, gua mah kabur paling cepat hehe

      Hapus
  15. petasan sering kita dengar dimainkan anak-anak. Paling sering ngagetin saya selama bulan ramadan
    kasihan dengan mereka yang sedang sakit jantung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener kalau ada yg punya penyakit jantung kasihan musim petasan pas ramadhan

      Hapus
  16. Kalau iklan sarung dan sirup sdh bertebaran, kadang bukan ramadhan yg dipikirkan tapi bentar lagi mau ngabisin uang jajan beli baju lebaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Kalau ada yg bisa dihabiskan mah ga p2 mas 😂

      Hapus
  17. Puasa? Otomatis ingat sahur, beduk maghrib, taraweh lalu sahur lagi, abis itu lebaran deh.. Salam salaman, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah kok jadi singkat banget ya mang jadinya,tau2 lebaran 😂

      Hapus
  18. Betul sekali tulisan diatas... Cuma yang terpenting dalam menyambut bulan Ramadhan adalah Niat suci serta ikhlas dalam menjalani ibadah puasa dihadapan allah S,W,T 😄😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yak siap mas salju. Luruskan niat menyambut bulan penuh rahmad 😊

      Hapus
  19. Ada satu lagi aku sih, safari Ramadhan asyik nih, biasanya
    berangkat dari rumah setelah shalat zuhur atau ashar mengunjungi warga bukabersama tarawih bersama hemmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik ya mbak. Cuma bisa di bulan ramadhan suasananya menyenangkan 😊

      Hapus
    2. Semoga kita disampaikan pada bulan RAmadhan yang tinggal beberapa hari lagi, banyak moment yang menyenangkan akan kita dapatkan hanya di bulan Ramadhan
      selamat menyambut bulan Ramadhan ya 🙏🏻

      Hapus
  20. kalo saya keinget bayar utang puasa kmren yg belum kebayar, pdahal th ini banyak nganggurnya tp kalo mau bayar puasa kok males ya, jd berasa kbanyakn dosa ini :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok bisa ngutang khanif? 😂
      Waduh.. Ayo dibayar hutangnya. Ntar ditagih di akhirat ga bisa balik ke dunia lg lo 😁

      Hapus
  21. No 1 saya banget tuh. Terima kasih pada pasukan kentongan walaupun kadang tetap gak dengar suara kentongannya dan terpaksa puasa tanpa sahur karena kesiangan, hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha
      Iya mbak falkhi. Aku jg klo emang bakal telat bagun,tidurnya ngebo banget ga peduli ada perang di luar tidur ga keganggu sama sekali 😂

      Hapus
    2. Udah semacam takdir gitu ya, gak bisa bangun, hehhee.

      Hapus
    3. Wuakakakaakà .. 😂
      Kok bisa siiih kak Qudsi dan kak Anggun tuh pada ngga kebangun ada suara rame kayak gitu ?


      Hapus
  22. gak terasa memang, sebentar lagi bulan ramadhan

    BalasHapus
  23. Betul sekali semuanya benar hal itu yang sering jadi pikiran waktu menjelang Ramadhan, Saya suka ingat Sholat Tarawih di Kampung bareng Pak Ustadz Aceng semoga pada sehat selalu. Masya Allah terimakasi pemaparannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin semoga sehat pak ustadz aceng dan semuanya. Puasa ramadhan lancar dan berkah 😊

      Hapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. Tak kira ini tadinya tulisan sponsored post dari marketplace sebelah, ternyata bukan yak? Hahaha...

    Kalau masalah bangun sahur, ditempatku kayaknya udah nggak ada itu yang tugas muter-muter atau mukulin kentongan, dsb. Ya bangun, bangun sendiri gitu aja. Bukan karena pengaruh suara-suara dari luar kayak yang disebutin di nomer 1. Pol-polan cuma pakai alarm hp, ding ^^

    Jadi inget, bulan depan berati kudu siap-siap banyak duit buat bayar buber bareng temen-temen sekolah & kuliah *waaaaaw*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan ternyata 😂 lg rame post artikel tentang itu ya temen2 blogger

      Laah.. Padahal seru lo ada budaya itu. Anak2 kecil itu rame2 teriak2 cengengesan bangunin orang

      Wadoooh buber jaman sekolah dan kuliah itu bakal ketemu mantan ini. nabung nabung 😂

      Hapus
    2. Iya, rame banget. Makanya tak kira ini juga dapet sponsor dari sebelah xD

      Hapus
  26. Pakai akting segala ini orang, wkwwk
    Duh kapan ya sahur dibangunin suami *ehhh. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh kapan ya sahur dimasakin suami *ehhh ngelunjak 😂

      Hapus
  27. Diawal mah harus siap teraweh gasik, telat dikit pulang..haha
    Yang jelas bakal ada #DiaryRamadhan nih, keliling bertakjil ria :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha ga kebagian tempat yak

      Wiiih mahasiswa mah masih asik2nya rame2 :)

      Hapus
  28. Tiba2 kurma muncul di supermarket, ya. Kemarin2 ke mana aja coba? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😂😂 iya ya mbak dg macam2 harga dan diskon. Kemarin2 masih dalam perjalanan mbak. Kan jauh tempat asalnya (setahun sendiri masa) haha

      Hapus
  29. sauuurr... sauurrrr... ^^
    dikampungq pasti ada pril.. hihi..
    kangen deh..
    dulu pas aq masih kecil kayak gtu juga. ngebanunin orang2 sahur...
    aaa.... nostalgia,
    g ada sedihnya zaman itu.. seneng mulu
    g ada kata "sakit hati gara2 cewek".. #EH

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😂😂
      Bulan puasa ini gitu lg ga p2 lo jun,mengenang jaman dimana sakit cm sebatas lutut kalau pas jatuh aja

      jangan lama2 nikmatinnya, cepet abisin sakit hatinya jun. Biar bisa ngerasain bahagia sesederhana bangunin orang2 saur.. Hoho

      Hapus
  30. Ini udah mulai nih ajakan bukber bukbeer. Padahal puasanya aja belom. Muahaha. \:p/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hyahahaha.. Garcep temennya. Ga mau ngasih kendor haha

      Hapus
  31. Wahhh.. jadi inget dulu sering mampir ke warung tirai. haaaa.
    Moga aja puasa bulan ini gak mampir lagi. heeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah2an ga lagi2 lah.. Haha
      Yg kemaren aja belum dibayar hutang puasanya kan 😂

      Hapus
  32. Mirip2 lah ya sama poin di atas hehe
    Cuma beda pengungkapan eaaa😁

    BalasHapus
  33. Hal yg paling di tunggu bukan lagi pesan dri doi tapi adzan magrib

    dan liat kecoa udah kayak liat kurma

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon bersabar.. Ini ujian.. Ujian dari Alloh 😂

      Hapus
  34. Yang terakhir gue banget ... pas lagi bikin es buah eh gak sengaja banget makan melon yg masih dikupas di tangan... alhasil baru sadar pas azan magrib berkumandang... haseeemmm

    Bonus dek' kata ibu yg lagi siap2in makanannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kaget awalnya.. Kok bisa malah pro ke poin 7.. Ternyata sama di poinnya aja ya bukan isinya 😂

      Hapus
  35. saya scrool kembali ke atas untuk memastikan apakah mata saya yang salah. sebab nomor 4 telah menghilang.

    Godaan untuk pria dewasa seperti saya.. cie.. #ngaku-ngaku
    mungkin bukan hal-hal yang umum di atas. tapi lebih pada godaan mata. yang kadang suka jelalatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah dicek ternyata matanya tidak salah ya masandi cuma jelalatan aja 😂

      Apa perlu saya lapor sang kumendan biar mata masandi bisa tetap tenang tanpa jelalatan? 😂

      Hapus
  36. klo puasa aku biasanya nunggu penghabisannya
    menjelang lebaran buat kue, itu nikmat sesungguhnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Luar biasa mas ikrom, bikin kue lebaran loh.. Saya aja ga bisa 😂

      Hapus
  37. dulu jaman awal kerja, tiap lagi dapet, aku langganan kaepci jadi ga ngabisin waktu cari warung yang tutup setengah tirai *horangkayah* XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuidiihh.. Delivery ayam yg banyak iklannya di tipi oey 😂

      Hapus
  38. Iklan Marjan di TV ... Itu pertanda udah deket Ramadhan. Versi pertama muncul sebelum Ramadhan, versi kedua muncul awal Ramadhan dan versi ketiga muncul pertengahan Ramadhan. Sampai hapal :D

    Kalo buat aku sih, mungkin karena udah merantau kesana sini. Ramadhan itu pasti ingat bentar lagi bakal Lebaran. Karena gak tiap tahun mudik Lebaran *akibat tiket mahal...hiks*, mendadak sering baper sendiri. Eh malah curhat yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengamat iklan markam nih ibu dila hehe...

      Tinggal jauh dari kampung halaman ya bu. Wah sedih tuh :(

      Hapus
  39. Saya dari the capek banget bin kurang ibadah pas ramadan. Huwaaa😭😭.... Soalnya kalao ramadan kerja malah lembur teros sampai malem, nggak ikut tarawih, nggak ikut tadarus, nggak ngabuburit, nggak bukber, nggak tidur siang, nggak puas tidurnya, dan seringkali nggak mandi...
    He..he... (Pengakuan pilu)
    Miris banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon bersabar... Ini ujiannn... 😂😂
      Tapi semoga ibadahnya tetap berkah ya mbak.. Tetep semangat puasanya walaupun kegiatannya segudang :)

      Hapus
  40. Wah aku baru nyadar kalau point no.4 ternyata nggak adda.. Hehehs mbak Anggun bisa aja nich ngerjain kita hehehe..
    Kalau lagi puasa aku bisa nahan lapar.. tapi kalau minum itu yang nggak nahan.. Hiks
    Itulah makanya sewaktu sahur aku minum air putih buanyak..
    Tapi yang terjadi malah aku pepsi terus hihihi... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Buat selingan aja mbak fidy..

      ternyata ga cuma rindu ya mbak yg berat. Nahan minum waktu puasa jg hehe

      Hapus
  41. yang paling aku tunggu adalah ngabuburit sambil beli ta'jil buat buka puasa, semuanya pengen aku borong hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan lupa beli takjilnya tanpa dicicip terlebih dahulu ya mas 😊

      Hapus
  42. intinya jangan kita sia siakan kesempatan untuk beribadah dibulan suci ini, karna tahun depan belum tentu kita bisa menikmatinya. Terimakasih atas tulisanya jadi bikin smangat beribadah nambah nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap ^_^

      Semoga lebih semangat pas siang harinya jg 😀

      Hapus
  43. selamat menjalankan ibadah puasa mba Anggun. Ujian puasa terberat sewaktu saya nyuapin si kecil pizza keju hangat plus jus jeruk sewaktu jam 2 siang, hahaha, coba bayangin mba Anggun di posisi saya waktu itu. Mau nyicip, takut dosa, karena berbuka dengan sengaja tanpa sebab, ahahahah...

    Kalo cegukan memang rada sulit dihilangkan sewaktu berpuasa, jadi ya terima nasib bae lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. 😂😂 barusan dibayangkan mas hendra. Ternyata berat. Mau ga nyuapin, anak ga jd makan. Mau dimakan takut dilaporin ke orang2 sama anak yg liat haha

      Hapus
  44. yang nomor 7 haduh kasian bet ya. kalau lagi gitu emang bener sih kayaknya senggol bacok.

    BalasHapus