Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Banyak Ciri Kucingmu Stres, Pahami Penyebab, Cara Mengatasi dan Pencegahannya

Bukan hanya manusia yang bisa mengalami stres, kucing juga bisa mengalami gangguan tersebut. Kucing bisa merasa sedih, khawatir dan tidak nyaman yang menyebabkan dirinya merasa tidak cemas dan stres. Sehingga dapat menyebabkan hal-hal yang mungkin sedang dialami kucingmu sekarang. Namun karena kamu kurang peka atau tidak paham bahwa itu adalah sikap kucingmu yang sedang stres jadi kamu hanya bingung penyebab tingkah aneh kucing kesayanganmu. Mungkin juga kamu sudah mengindikasi kucingmu sedang stres namun penanganmu kurang tepat. 

Ciri kucing stres

Ciri-ciri kucing sedih juga bisa kita perhatikan dari tingkahnya. Sebagai pecinta dan pemilik yang selalu merawatnya, kamu harus paham dengan ciri-ciri, penyebab dan pencegahan kucing stres bahkan bagaimana menanganinya. Hal ini untuk menghindari keadaan kucing semakin memburuk. 

Ciri kucing sedang stres
Ciri kucing sedang stres

Apa saja Ciri kucing mengalami stres? 


Kita kenali dahulu ciri-ciri kucing mengalami stres. Karena peliharaan lucu kita ini tidak bisa menyampaikan langsung jadi kitalah yang harus pintar memahami pesan yang dia perlihatkan dari tingkah lakunya. 

1. Kucing tidak nafsu makan 


Penurunan berat badan dialami kucing yang sedang stres. Hal ini diakibatkan karena kucing kehilangan nafsu makan. Jika pemiliknya tidak tanggap dengan perilaku kucing kesayangannya ini pasti menyebabkan kesehatan kucing terganggu. 

2. Agresif saat didekati 


Jika kucingmu selalu menyendiri dan mengeluarkan jurus penyerangan saat didekati kucingmu yang lain bahkan saat didekati kamu. Berarti kucingmu sedang dilanda kecemasan dan stres. Biasanya mereka akan mendesis atau mengeram saat coba didekati. Hal itu karena mereka merasa tidak aman tentunya. 

3. Mengalami gangguan pencernaan 


Saat stres kucing akan mengalami gangguan kesehatan yang lain, seperti diare dan muntah. Kucing akan terlihat lemas dan tidak bertenaga jika ciri saat stres ini muncul karena isi perutnya terkuras. Kamu harus berhati-hati saat ini terjadi. 

4. Kerontokan bulu berlebihan 


Kebiasaan kucing grooming memang sangat wajar dan memang menjadi kegiatan relaksasi untuk kucing. Tapi tidak menjadi baik lagi jika dilakukan terlalu ekstrim, bahkan sampai mengalami kebotakan. Kucing stres akan grooming secara berlebihan, menggigit-gigit sampai bulunya banyak yang terlepas. 

5. Mengeong secara berlebihan 


Saat mengeong berarti kucing sedang menyampaikan sesuatu kepada kita. Namun jika ia mengeong terlalu panjang dan berulang, itu menandakan ia merasa tidak baik-baik saja. Apalagi jika kucingmu bukan tipe yang sering mengeong, kamu pasti akan merasa aneh pada tindakannya tersebut. 

6. Buang air kecil sembarangan 


Sudah disediakan litter box tempat biasa dia pipis tapi malah buang air sembarangan? Bisa jadi kucingmu ingin memberitahukanmu bahwa dia merasa stres akan sesuatu. Kamu bisa mengecek litter box-nya terlebih dahulu untuk memastikan apakah ada yang menggangu tempat buang airnya itu. 

7. Tidak responsif 


Kucing stres tidak akan meresponmu karena didekati saja pasti dia tidak suka. Dia akan kaku dan diam saja lalu diam-diam mencari tempat sembunyi dari siapa saja. 

Penyebab kucing stres
Penyebab kucing stres

Apa penyebab kucing bisa stres? 


Agar bisa melakukan pencegahan dan penanganan saat kucingmu stres, kamu harus tahu penyebab dia mengalami hal tersebut. 

1. Baru diadopsi 


Saat kucingmu baru kamu adopsi dia pasti belum mengenali kamu adalah teman yang bisa ia percaya. Lingkungan baru yang belum ia kenali akan membuat kucing merasa tidak aman. Sikap agresif bisa ia tunjukan bila hal itu sedang ia alami. 

2. Ada serangan dari kucing liar 


Sifat alami kucing peliharaan yang jarang ia gunakan akan menyebabkan dia merasa sangat terancam bila ada kucing liar disekitarnya. Dia akan merasa tidak aman dan merasa akan diburu jika melihat kucing liar mendekatinya. 

3. Masalah kutu dan jamur kulit 


Kucing akan merasa sangat terganggu jika banyak kutu atau jamur di tubuhnya. Kucing akan sangat ekstrim saat grooming bila sekujur tubuhnya diganggu oleh dua makhluk parasit tersebut. 

4. Melakukan perjalanan 


Kucing yang jarang melakukan perjalanan dengan kendaraan bisa mengalami stres jika dipaksakan. Suara bising dari kendaraan saat diperjalanan akan mengganggu ketenangannya karena tidak terbiasa. 

5. Ada kucing baru di rumah 


Jika kamu mengadopsi kucing baru, bisa membuat kucing lama akan merasa terancam loh. Karena kamu telah dianggap miliknya membuat kucing barumu dinilai sebagai saingannya. Apalagi jika kamu terkesan lebih perhatian dengan si kucing baru. 

6. Birahi 


Saat kucingmu berada di masa birahi namun tidak memiliki pasangan bisa menyebabkan stres juga nih. Kucing akan terlihat bingung dan gelisah tidak tahu harus apa dan kemana. 

7. Baru melahirkan 


Potensi kucingmu mengalami stres bisa dialami pasca melahirkan. Si induk yang baru melahirkan mungkin bisa merasa anak bayinya tidak berada di tempat yang aman atau merasa anaknya tidak sehat. 

8. Kehilangan anaknya 


Kucing yang kehilangan anak saat usia menyusui akan menyebabkan ibu kucing stres. Ia akan sering mengeong mencari anaknya di sekitar rumah. Terlihat gelisah dan bingung. Hal ini pernah dialami kucingku juga. Saat itu dua anaknya memang tidak sehat, beberapa hari setelah dilahirkan ternyata keduanya tidak bertahan dan mati. Setelah anaknya aku kuburkan, si ibu kucing ini mencari-cari anaknya mengeong kesana kemari. 

9. Keramaian 


Kucing yang terbiasa tinggal di tempat yang tidak ramai akan merasa tidak aman jika kebiasaannya itu berubah. Keramaian yang mungkin terjadi di rumahmu saat ada acara atau kedatangan tamu akan membuat kucingmu tidak nyaman bahkan memicu stres. 

10. Kebiasaan berubah 


Perubahan kebiasaan bisa menjadi penyebab lain kucingmu stres. Misalnya jadwalmu memberi makan tiga kali sehari, tapi kebiasaan itu tidak kamu lakukan bisa dalam beberapa hari. 

11. Merasa sendiri 


Jika kamu setiap hari mengajaknya bermain lalu saat kamu memiliki kesibukan baru membuat waktu bermain dengannya tidak ada menyebabkan kucingmu merasa kehilangan. Ia akan merasa terabaikan dan sendirian. 

12. Bosan 


Kucing yang merupakan hewan senang berburu akan merasa bosan dan memicu stres jika terlalu lama berada di rumah. 

Mengatasi kucing stres
Mengatasi kucing stres

Bagaimana cara mengatasi kucing stres? 


Bila kita sudah paham ciri dan penyebab kucing stres, untuk mengatasi dan penanganannya pasti lebih mudah dan pas. Kamu hanya perlu mencocokan kemungkinan dari penyebab kucingmu stres lalu menerapkan perlakuan berikut ini. 

1. Basmi kutu dan jamur 


Stres akibat kutu dan jamur yang dialami kucing harus segera kamu beri tindakan. Sering-sering memandikan kucing dengan shampo anti kutu atau jamur. Keringkan bulunya dengan benar menghindari tubuhnya lembab yang disukai jamur berkembang biak. Beri obat sesuai kebutuhan kucing, bila kucing kutuan maka beri obat kutu sesuai petunjuk pengobatan. Begitu juga bila kucing jamuran, maka beri obat khusus untuk membasmi jamur dan jaga tubuhnya tetap bersih supaya hama-hama tersebut sulit kembali. 

2. Ajak kucing bermain 


Sediakan waktu walau hanya sebentar disela-sela kesibukanmu. Kucingmu akan merasa diperhatikan jika hal tersebut kamu lakukan setiap hari. Menghindari kucing bosan dan merasa tidak ditemani. Terlebih jika tidak ada kucing lain di rumahmu, dia akan semakin merasa kesepian. 

3. Ajak dia bermain di luar 


Selain membuat kucingmu senang, ini adalah salah satu tips untuk lebih mengakrabkan kamu dengan si meong loh. Jiwanya yang senang berburu akan merasa difasilitasi jika berada di luar karena lebih bebas. 

4. Beri tempat yang nyaman 


Kucing peliharaan tidak suka dengan keramaian, dia akan menghindari hal-hal yang dianggap berisik untuknya. Jadi jika suatu waktu akan diadakan acara di rumahmu dan akan kedatangan tamu, pasti suasana akan ramai. Sebaiknya tempatkan kucingmu di tempat yang lebih tenang. Tempatkan ia di kamar kosong jika ada. Biarkan dia tenang disitu tanpa merasa terancam karena kedatangan tamu yang asing untuknya. 

5. Biarkan dia kenal dengan kucing baru 


Bila kamu berencana mengadopsi kucing sementara kamu memiliki kucing di rumah, sebaiknya perlakukan kucingmu dengan adil. Sebab sifat cemburunya akan memicu kucing menjadi stres. Biarkan kucing junior dan kucing senior ini saling mengenal dengan membiarkan mereka di tempat yang sama tapi tetap bisa kamu awasi. Sikapnya yang selalu waspada dari ancaman akan menyuruhnya berhati-hati jika ada anggota baru. Jadi biar mereka mengenal karena terbiasa. 

6. Beri tempat menyusu yang nyaman 


Jika kucingmu melahirkan, berikan ia tempat yang nyaman dan aman untuk menyusui. Hal ini adalah cara mengatasi kucing stres setelah melahirkan yang dapat mengurangi resiko induk kucing merasa anaknya terancam dari bahaya. Bisa dengan menyediakan kotak yang diberi alas kain atau beberapa lembaran kertas. Sediakan pilihan di beberapa tempat di rumahmu, karena kucing akan memindahkan anaknya saat menyusui. 

7. Jangan dikurung di tempat baru 


Jika kamu baru saja mengadopsi kucing dan menunjukkan ciri sedang stres, misalnya dengan selalu mengeong dan agresif. Maka jangan mengurungnya dalam kandang yang sempit. Biarkan ia mengenali lingkungannya yang baru termasuk mengenali kamu sebagai teman baru. Anggapan bahwa kucing di tempat baru harus dikurung terlebih dahulu agar cepat beradaptasi itu tidak benar. Justru hal tersebut berpotensi membuat kucing menjadi depresi karena merasa tidak ruang geraknya dibatasi. 

8. Titipkan kucing di tempat penitipan 


Saat kamu berencana bepergian jauh, sebaiknya kucingmu yang tidak terbiasa keluar rumah tidak perlu diajak. Titipkan saja di tempat penitipan hewan sampai kamu kembali. Jika kamu paksakan mengajak serta kucingmu, ia malah akan merasa cemas dan stres. Jika sangat terpaksa, kamu harus tahu cara mengatasi kucing stres karena perjalanan yaitu dengan menempatkan dia di ruangan yang ada tempat untuk dia sembunyi beberapa saat. Setelah itu dekati dan beri dia snack untuk memancingnya keluar sambil mengusap tubuhnya. Biarkan ia tenang dan nyaman denganmu, sediakan minum dan makanan, juga tidak lupa litter box di dekatnya. 

9. Hindari kedatangan kucing liar 


Kucing liar biasanya lebih agresif dibanding kucing rumahan. Kebiasaannya berburu mencari makan bisa mengancam ketenangan kucingmu di rumah. Dia bisa saja menyerang kucingmu yang manja itu. Kekhawatiran ini pasti juga dirasakan kucing peliharaanmu saat melihat kucing liar disekitarnya. Kamu juga harus paham bagaimana mengatasi kucing ketakutan. Tutup akses yang memungkinkan kucing liar ini dapat menyerang kucingmu, bisa menutup pintu atau jendela. 

10. Memberikan kucing pasangan 


Kucingmu yang menunjukkan sikap aneh dan agresif pada masa kawinnya bisa kamu berikan pasangan ya. Bila kamu tidak berencana mengadopsi kucing baru, kamu bisa menyiasatinya dengan menjodohkannya dengan kucing teman atau saudarmu yang sesuai keinginan. Bisa juga dengan menggunakan jasa yang diperuntukan mengawinkan kucing kesayangan. Beberapa pet shop menyediakan jasa tersebut. Cara ini sangat manjur untuk mengatasi kucing stres karena birahi. Mungkin ini satu-satunya cara supaya kucing cepat kembali tenang dan normal. 

11. Paham penyebab kucing stres 


Tips terpenting dalam mengatasi kucing stres adalah dengan memahami penyebab kucingmu stres. Tingkah aneh yang tidak seperti biasanya tentu akan kamu rasakan, tinggal mencocokannya dengan ciri-ciri yang sudah kita bahas di atas. 

12. Konsultasi dengan dokter 


Jika akibat dari kucingmu stres sangat fatal sebaiknya segera datangi dokter hewan agar kucingmu ditangani oleh ahlinya.

Mencegah kucing stres
Mencegah kucing stres

Mencegah kucing cemas dan stres bagaimana? 


Karena mencegah lebih baik daripada mengobati, maka kamu sebaiknya bisa melakukan pencegahan agar kucingmu tetap bahagia dan terhindar dari stres. 

  1. Tindakan dalam mengatasi kucing stres di atas tadi bisa kamu jadikan acuan untuk mencegahnya. Seperti tidak mengurungnya, mengajaknya bermain, tidak mengajaknya bepergian jika tidak terbiasa, dan memberinya pasangan. 
  2. Menjaga kesehatan kucing juga adalah salah satu pencegahan kucing stres. Rutin memotong kukunya, karena kuku kucing yang kotor juga memicu dia stres yang bisa menyebabkan ia mencakar-cakar dimana saja sembarangan. Memandikan kucing dengan shampo dan menyisir bulunya secara rutin. Termasuk menjaga kebersihan litter box-nya adalah langkah pencegahan lainnya. 
  3. Pangkal dari stres sebenarnya rasa tidak aman dan tidak nyaman yang dirasakan kucing. Kamu bisa mencegahnya dengan menyediakan tempat nyaman dan bersih untuk dia tidur, makan, dan bermain. 

*** 

Semoga artikel tentang ciri, penyebab, cara mengatasi dan mencegah kucing stres ini bisa membantu kebingunanmu dengan sikap kucing yang aneh ya. Tetap jaga dan rawat teman bulu dengan baik kita. Pasti lebih senang melihatnya mereka lincah lari-larian atau melihat tubuhnya meliuk-liuk saat tidur daripada dia sakit. Sehat-sehat ya meng. :D

1 komentar untuk "Banyak Ciri Kucingmu Stres, Pahami Penyebab, Cara Mengatasi dan Pencegahannya "

Berlangganan via Email