Tips Belajar Berhitung Sederhana Yang Dapat Diterapkan Mulai Dari Usia Dini

Tips Belajar Berhitung Sederhana Yang Dapat Diterapkan Mulai Dari Usia Dini - Ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Mungkin istilah tersebut sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Memang betul, pelajaran pertama anak dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitarnya. Sebagai contoh saat anak belajar untuk berhitung. Sebagai pengetahuan dasarnya, anak pasti mengetahui angka dari keluarganya.

Tips anak Belajar Berhitung
Tips Belajar Berhitung

Berikut adalah beberapa tips anak belajar berhitung yang sederhana bagi anak.

Ajarkan angka 1 mulai dari ulang tahun pertamanya, hingga seterusnya


Mungkin kamu tidak menyadari, bahwa segala hal kecil yang ada disekitar anak akan menjadi pelajaran baru untuknya. Bahkan anak pun akan mengenal angka satu dari lilin yang akan dia tiup. Kita pun dapat seterusnya mengenalkan angka lain kepada anak.

Menghitung Makanan


Kita dapat memanfaatkan kegiatan makan anak untuk mengetahui serta belajar berhitung. Sebagai contoh sebutkan jumlah makanan yang kamu letakkan pada alat makan anak, misalnya 'ini ibu letakkan ayamnya 2 ya untuk adik..' atau kamu dapat mengajak anak untuk menghitung jumlah makanan kesukaannya sebelum sang anak menyantapnya.

Ajak Anak Ikut Merapikan Makanan dalam Kulkas Sambil Mengajarkan Berhitung


Sudah menjadi hal lumrah saat anak mengacak-acak suatu hal, salah satunya kulkas. Tidak sedikit anak yang senang mengeluarkan atau mengacak-acak isi kulkas karena menyukai sayuran ataupun buah-buahan karena warnanya yang variatif dan bentuknya yang terbilang unik bagi anak.

Saat anak tertarik untuk mengacak-acak isi kulkas, kamu dapat alihkan perhatiannya dengan mengajaknya belajar menaruh bahan makanan pada tempatnya dengan rapi sambil belajar berhitung dari bahan makanan yang membuatnya tertarik. Misalkan anak tertarik pada tomat, jeruk atau sejenis, maka ajaklah berhitung menggunakan bahan tersebut.

Belajar Melalui Lagu


Lagu Satu Satu Aku Sayang Ibu dan balonku ada lima merupakan contoh lagu untuk belajar menghitung. Kamu dapat menyanyikannya sambil memperagakan dengan jari, sehingga anak mulai mengenali angka 1, 2, dan 3 melalui lagu tersebut. Pada lagu balonku ada lima, logikanya dilatih untuk mengurangi angka.

Kamu tidak perlu terpaku pada lagu berbahasa Indonesia, karena pada umumnya tidak banyak lagu edukatif yang dapat menjadi media belajar menghitung anak. Kamu juga dapat menggunakan lagu berbahasa Inggris sekaligus mengajarkan bahasa asing pada anak.

Belajar Melalui Mainan


Mainan mungkin menjadi hal yang sangat disukai oleh anak-anak. Kamu dapat memanfaatkannya dengan membuat anak menghitung jumlah makanan yang sedang dimainkannya. Seperti bola, ataupun dengan mainan-mainan yang sengaja dibuat khusus untuk belajar menghitung.

Atau kamu dapat menyiasatinya dengan menempelkan angka pada mainannya, kemudian mengajaknya menyusun mainan tersebut sesuai urutan angka yang benar.

Menggunakan Aplikasi


Tidak dapat dipungkiri bahwa games dan aplikasi gadget merupakan salah satu media paling ampuh yang dapat menyita hampir seluruh perhatian anak. Bahkan anak terbilang lebih cepat belajar melalui gadget.

Meskipun demikian, kamu harus lebih teliti dengan aplikasi yang akan digunakan oleh anak untuk belajar berhitung. Pastikan kamu mencobanya terlebih dahulu, kemudian temani anak bermain, jangan lupa untuk membatasi waktu bermain mereka dengan gadget. 

Selain itu, kamu dapat menggunakan film edukasi untuk belajar anak, seperti kartun dan acara anak-anak atau sejenisnya.

Memberikan pelajaran sejak dini sangatlah penting agar anak tumbuh menjadi cerdas. Kamu tidak perlu langsung menerjunkan anak langsung pada dunia belajar yang sesungguhnya saat anak masih dalam usia terlalu dini. Cukup dengan hal-hal sederhana yang mampu menarik perhatian anak  dan kamu tetap dapat mengajari anak belajar berhitung.


Jangan suka bangun kesiangan, nanti jodohmu dipatok ayam.

Related Posts

4 comments:

  1. banyak macam praktek pembelajaran berhitung untuk anak diusia dini, mereka lebih siap dengan ini. mengalir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menarik, bisa di praktekkan bersama anak lanang ini. anak2 jadi tidak merasa sedang belajar kalo gini. Tp nyantol ilmunya... Apalagi sambil bernyanyi, fun banget

      Delete
    2. menarik nih, bisa diterapkan ke depannya kebetulan aku pengajar TK

      Delete
  2. Soal aplikasi sepakat mba, jgn sampe bablas hingga anak malah kecanduan fasilitas lain pada gejetnya

    ReplyDelete